Tarif KA Turun 5 Persen

Kediri, Koran Memo – Bagi para pengguna jasa transportasi kereta api kelas ekonomi jarak jauh bisa sedikit lega. Pasalnya mulai 1 April 2016 mendatang tarif jasa transportasi bersubsidi ini mengalami sedikit penurunan. Besarnya penurunan sebesar 5 persen dari harga saat ini.

Mulai Rp 1 April mendatang tarif tiket Kereta Api kelas Ekonomi mengalami penurunan hingga 5 persen (amid/memo)
Mulai Rp 1 April mendatang tarif tiket Kereta Api kelas Ekonomi mengalami penurunan hingga 5 persen (amid/memo)

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI no PM 13 tahun 2016 tentang perubahan atas peraturan Menteri Perhubungan PM 198 tahun 2015 tentang tarif angkutan orang dengan kereta api pelayanan kelas ekonomi untuk melaksanakan kewajiban pelayanan publik (PSO). “Bagi masyarakat pengguna jasa kereta api ekonomi jarak jauh dan sedang bersubsidi, mulai keberangkatan tanggal 1 April 2016, tarif beberapa KA ekonomi jarak jauh dan sedang bersubsidi mengalami penurunan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (28/3).

Total terdapat 16 rute perjalanan kereta api yang mengalami penurunan tarif. Rata-rata penurunan tarif tersebut hingga 5 persen. Menurut Supriyanto penurunan tarif ini adalah imbas dari turunnya harga bahan bakar minyak yang ditetapkan di awal tahun ini.

Khusus untuk Daerah Operasi 7 Madiun, beberapa rute kereta api yang turun mulai 1 April nanti adalah sebagai berikut. Kereta api Logawa relasi Purwokerto-Surabaya- Gubeng-Jember dari tarif Rp 80.000 menjadi Rp 76.000. Sementara kereta api Brantas (Kediri-Pasarsenen) mengalami penurunan dari Rp 90.000 menjadi Rp 86.000. Untuk KA Kahuripan tujuan Kediri-Kiaracondong juga turun dari Rp 90.000 menjadi Rp 86.000.

KA Bengawan (Purwosari-Pasarsenen) tarif Rp 80.000 menjadi Rp 76.000. KA Pasundan (Surabayagubeng-Kiaracondong) dari tarif sebelumnya Rp 100.000 turun menjadi Rp 96.000. KA Sri Tanjung (Lempuyangan-Banyuwangi) turun dari harga Rp 100.000 menjadi Rp 96.000. GBM Selatan (Surabayagubeng-Pasarsenen) turun dari Rp110.000 menjadi Rp 106.000.

Untuk KA Matarmaja (Malang-Pasarsenen) dari harga Rp 115.000 turun menjadi Rp 111.000. KA Serayu (Purwokerto-Kroya-Jakartakota) dari harga sebelumnya Rp 70.000 menjadi Rp 66.000. KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong) dari harga Rp 65.000 turun menjadi Rp 61.000. KA Tawang Alun (Malang-Banyuwangi) dari Rp 65.000 menjadi Rp 63.000.

Sedangkan KA Rajabasa tujuan Kertapati-Tanjungkarang mengalami penurunan Rp 2.000 dari Rp 35.000 menjadi Rp 33.000. KA Bukit Serelo (Kertapati-Lubuklinggau) dari Rp 35.000 menjadi Rp 33.000. KA Putri Deli (Tanjungbalai-Medan) dari Rp 30.000 menjadi Rp 28.000. KA Siantar Ekspres (Medan-Siantar) dari Rp 25.000 menjadi Rp 23.000. KA Probowangi (Probolinggo-Surabayagubeng) dari tarif Rp 32.000 menjadi Rp 30.000 dan KA Probowangi (Banyuwangi-Probolinggo-Surabayagubeng) dari Rp 60.000 menjadi Rp 58.000.

Supriyanto menegaskan bagi penumpang yang telah membeli tiket KA tersebut di atas dengan tarif yang masih mengacu pada tarif pada PM 198 tahun 2015 (tarif lama), PT KAI akan mengembalikan selisih tarif kepada penumpang di stasiun kedatangan dengan cara menunjukkan tiket KA tersebut. (ram)

Follow Untuk Berita Up to Date