Tampil Gaya Dalam Balutan Baju Koko

Model : Aldino Firman Maulana. (memo/yudha)
Model : Aldino Firman Maulana. (memo/yudha)

Kediri, Memo-Baju koko di Indonesia selalu dikaitkan dengan baju muslim bagi pria. Tapi siapa sangka, asal mula baju koko sendiri bukanlah dari Indonesia tetapi justru dari negeri Cina yang bukan negara muslim. Asal muasal inilah yang melekat sebagai nama pakaian yang kini menjadi salah satu busana paling sering dipakai oleh kaum adam. Sebutan baju “koko” mengacu pada panggilan etnis Tionghoa yang berarti kakak atau saudara laki – laki.

Masyarakat Indonesia, utamanya kaum adamlebih memilih baju koko sebagai baju yang sering dipakai saat beribadah ketimbang baju gamis ala timur tengah. Memang ada juga beberapa orang yang menggunakan gamis dengan sorban, tapi tidak sebanyak pengguna baju koko.

Ciri khas baju koko adalah baju tanpa kerah yang biasanya dihiasai dengan bordir dibagian depan. Dalam perkembangannya, kreasi baju koko makin variatif. Misalnya untuk warna, saat ini tidak lagi didominasi warna putih melainkan sudah tersedia beragam warna. Begitu juga dengan modelnya makin banyak. Mulai dari buatan pabrik, rancangan designer ternama, hingga produksi rumahan.

Bahkan selayaknya mode busana yang umum berlangsung, model baju koko juga mengikuti model yang dikenakan tokoh ternama atau selebritis tanah air. Sebut saja model baju koko yang dikenakan Presiden SBY kala tampil di televisi dengan model baju koko kerah agak tinggi dan aksen bordir khas di bagian dada.Tak lama kemudian model tersebut sudah beredar dan laris manis di pasaran. Ada pula model baju koko ala almarhum Uje atau Ustadz Jefri Al Buchori. Model koko tanpa kerah, tanpa kancing depan, dengan bordir unik dibagian depan ini menjadi tren model baju koko saat ini.

Baju koko biasanya dipadukan dengan peci atau kopiah, yang merupakan identitas dari negara ini. Kopiah atau peci pelengkap baju koko pun kini tak lagi sekedar berwarna hitam namun juga memiliki aneka motif dan warna.

Tidak seperti kopiah jaman dulu yang hanya berwarna hitam polos dengan bahan beludru saja.  Perpaduan antara baju koko dan kopiah merupakan gaya berbusana pria muslim yang enak dilihat.  Ada juga yang menambahkan sorban yang diselendangkan di leher. Tak ada salahnya memadukan ketiganya. Perpaduan yang menarik dari berbagai budaya menjadi trend fashion yang sangat bagus.

Trend menggunakan baju koko bagi pria muslim seakan sudah menjadi keharusan ketika mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan besar ataupun hanya sekedar digunakan untuk pergi beribadah ke mesjid. Kini baju koko sangat disukai oleh berbagai jalangan. Tidak hanya pria dewasa, melainkan juga anak-anak.(gung)

Follow Untuk Berita Up to Date

Komentar ditutup.