Tak Ingin Kekurangan Pendaftar Lagi, Zonasi PPDB SMA Kota Kediri Diubah

Kediri, koranmemo.com- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dimulai dengan pengambilan PIN pada 25 Mei. Tidak ada perbedaan mencolok dibanding pelaksanaan tahun lalu, hanya zonasinya diperluas. Ini dilakukan agar tidak terjadi lagi kekurangan pendaftar seperti tahun sebelumnya.

PPDB SMA online dilakukan sejak tahun ajaran 2017/2018, menggunakan sistem zonasi ternyata justru terjadi kekurangan pendaftar pada sekolah-sekolah yang notabene unggulun di Kota Kediri, seperti SMA N 1 dan SMA N 2 Kota Kediri. Bahkan, PPDB online sampai dibuka kembali hanya untuk memenuhi kuota tersebut.

Tahun lalu, Kota Kediri zonasinya dibagi menjadi tiga yakni zona Kecamatan Kota, zona Kecamatan Mojoroto, dan zona Kecamatan Pesantren. Sementara, tahun ini zonasinya diperluas dengan hanya ada dua zona saja yakni, zona Kecamatan Mojoroto, dan zona Kecamatan Kota, Kecamatan Pesantren.

Kasi Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri, Sidik Purnomo mengatakan, secara teknis PPDB tahun ini tidak ada perbedaan signifikan dibanding tahun lalu. Hal ini dilakukan untuk memberikan pembiasaan kepada masyarakat dengan sistem PPDB yang sudah ada.

“PPDB dimulai dengan mengambil PIN dibuka tanggal 25 Mei sampai 8 Juni, pengambilannya bisa dilakukan di sekolah terdekat. Sebagai pembiasaan masyarakat, tahun ini tidak dilakukan banyak perbedaan dalam aturan PPDB, hanya zonasinya saja yang berbeda,” ujarnya.

Perubahan zonasi itu diakui Sidik agar tidak terjadi kekurangan pendaftar seperti yang terjadi pada PPDB pertama. “Kemarin di Dinas Pendidikan Provinsi ada evaluasi khususnya untuk sistem zonasinya. Karena kemarin terjadi banyak yang kekurangan pendaftar maka tahun ini ada perubahan baik di Kota Kediri maupun di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

.

Follow Untuk Berita Up to Date