Tak Digubris Pemkab, Ratusan Anggota Perpek 5 Datangi Dewan

Ponorogo,koranmemo.com Aksi penolakan kebijakan relokasi (pemindahan) Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kota Ponorogo terjadi lagi. Pasca tuntutanya tidak digubris oleh Pemkab Ponorogo, ratusan masa dari Persatuan Pedagang Kaki Lima (Perpek 5) Ponorogo mendatangi kantor DPRD Ponorogo, Rabu (14/2).

Kedatangan sekitar 100 massa Perpek 5 Ponorogo ke kantor wakil rakyat Ponorogo itu untuk mendesak kalangan legislatif memperjuangkan nasib mereka yang terancam oleh kebijakan relokasi Pemkab Ponorogo. PKL meminta dewan agar mendukung mereka tetap berjualan di Jalan Sultan Agung dan Juanda tanpa harus dipindahkan ke kawasan Jalan Suromenggolo (jalan baru.red).

Ketua Perpek5 Sutrisno mengatakan, aksi kali ini dipicu tidak digubrisnya tuntutan pedagang oleh Pemkab Ponorogo yang digelar beberapa waktu lalu. Merasa di acuhkan, pihaknya pun memilih mengadu ke dewan.

” Kami minta dewan untuk ikut memperjuangkan nasib kami, jangan sampai nanti ada kekerasan dari kami untuk menolak kebijakan relokasi yang semakin arogan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Meseri Effendi menemui perwakilan Perpek 5 di lobi dewan mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan mereka, dengan menemui Pemkab Ponorogo.

Ia berjanji pada Senin (19/2) mendatang akan terjadi dialog antara Pemkab Ponorogo dan PKL yang difasilitatori oleh Dewan. Hingga dialog itu terjadi pedagang diperbolehkan berjualan tanpa adanya gangguan dari Satpol-PP.

” Kami minta bersabar. Ini kami tindaklanjuti langsung. Kami harap bisa berjualan tanpa ada ancaman dari Satpol-PP. Kita cari solusi masalah ini bersama,” pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.