Tak Diberi Tambahan Komisi, Makelar Hajar Pasutri

Share this :

Blitar, koranmemo.comPasangan suami istri  Sukepi (56) dan Supiah (55) warga Desa Ngadri RT. 02 RW 02 Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar dihajar Harsito alias Gombloh (55) warga Dusun/ Desa Ngadri RT 05 RW 03 Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, Minggu (18/6) di rumahnya.

Motif penganiayaan ini korban menolak tersangka yang minta komisi tambahan karena tanah korban sudah laku.  Tersangka yang makelar tanah langsung menganiaya korban.

Akibatnya korban mengalami luka memar di wajah setelah dipukul menggunakan tangan kosong.Tak terima dengan perbuatan tersangka akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya SH SIk melalui Kasubag Humas AKP Eny Mayasari SH menjelaskan korban dipukul setelah tidak mau memberikan komisi tambahan uang jual tanah.

“Belum diketahui motif yang jelas,namun sementara tersangka diketahui nekat memukul karena tidak diberi tanbahan uang komisi hasil penjualan tanah, namun sebelumnya sesuai perjanjian tersangka sudah diberi uang Rp 10 juta sesuai kesepakatan, ” jelasnya, Minggu (18/6).

 Awalnya tersangka datang ke rumah korban meminta uang tambahan komisi jual tanah karena tanah korban sudah djualkan oleh tersangka. Sebelumnya dengan perjanjian setelah tanah laku tersangka mendapatkan komisi sebesar Rp 10.000.000,- setelah tanah laku dan uang komisi sudah diberikan kepada tersangka, ternyata tersangka datang lagi yang katanya uang komisi kurang sebesar Rp 10.000.000,- .

Karena merasa sudah diberikan dan malah meminta tambahan lagi maka korban tidak memberinya kemudian terjadi cekcok mulut. Lantas tersangka memukul korban dengan menggunakan tangan kosong sebanyak satu kali pukulan  mengenai bibir korban hingga pendarahan sebanyak 1 kali pukulan.

Kemudian tersangka juga memukul suami korban Sukepi dengan menggunakan tangan kanannya  beberapa kali mengenai bibirnya. Karena ketakutan korban berteriak meminta tolong dan berhasil dilerai warga dan diserahkan ke Mapolsek Binangun.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *