Tahun 2018, Ternyata Ini Kasus yang Mendominasi di Polresta Kediri

Kediri, koranmemo.com – Selama tahun 2018, Polres Kediri Kota berhasil menyelesaikan 150 kasus kejahatan dari total 207 kasus. Dalam rilis pers yang dilakukan di Mapolres Kediri Kota, Minggu (30/12) disebutkan, dari berbagai macam perkara kejahatan tersebut didominasi oleh kasus pencurian biasa, pencurian dengan pemberatan dan kasus penipuan. Selain itu, petugas juga mengamankan minuman keras yang tidak berizin, mengungkap kasus pengoplosan miras jenis arak jowo (arjo) yang dinilai membahayakan kesehatan.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, saat melaksanakan operasi Lilin Semeru selama perayaan Natal dan menjelang tahun baru 2019, berhasil mengungkap ratusan kasus penjualan miras tanpa izin dan berhasil menuntaskan 150 kasus tindak kejahatan. “Kasus yang berhasil kami tuntaskan seperti kasus eksploitasi, ancaman dengan kekerasan dan senjata tajam (sajam), pemalsuan surat dan dokumen, pemerkosaan, serta pembunuhan. Dan didominasi kasus penipuan,” jelasnya, Minggu (30/12).

Di tahun 2018 ini, lanjut Anthon, sudah melakukan dua kali pemusnahan barang bukti miras, dan narkoba. Pemusnahan pertama dilaukan menjelang hari raya Idul Fitri, dan yang kedua dilakukan saat apel pelaksanaan operasi Lilin Semeru. “Selain mengamankan ratusan miras selama dua hari ini, kami juga berhasil mengungkap salah satu pelaku pengoplosan miras. Mengingat, miras jenis oplosan ini sangat berbahaya bagi kesehatan, bahkan bisa menyebabkan kematian karena takaran mereka asal – asalan,” sahutnya.

Dan selama tahun 2018, setidaknya ada 6 kasus produksi miras oplosan. Menurut Anthon, kasus ini terkait dengan Undang – Undang Pasal 137, 138 dan 146 tentang pangan. “Ada satu kasus di Kelurahan Pakunden masih belum kita selesaikan, dan masih dalam proses. Untuk 6 kasus yang lain, sudah selesai kami proses dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri,” imbuhnya.

Selain itu, petugas Satlantas juga melakukan kegiatan yang ditingkatkan. Selama bulan Desember, pihaknya melakukan tindakan penilangan sebanyak 1.590 kasus. Sedangkan dalam satu tahun ini, setidaknya ada 18.845 tilang. Jumlah ini cenderung mengalami penurunan sebanyak 29,65 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang mencapai 26.786 tilang. “Kalau jumlah pelanggaran turun, berarti masyarakat yang berada di wilayah hukum Polres Kediri Kota lebih memperhatikan aturan yang berlaku,” ucapnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date