Sulam Pohon Kelor untuk Lestarikan Alam

Nganjuk, koranmemo.com – Di sela-sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Lengkonglor Kecamatan Ngluyu/Kabupaten Nganjuk, para prajurit bersama Santri Pomosda melaksanakan penyulaman pohon kelor, Senin (23/4). Penanaman pohon kelor ini tidak lain bermaksud untuk melestarikan kekayaan alam yang dimiliki bumi Indonesia.

“Ada seribu dua ratus bibit tanaman kelor. Kami bersama masyarakat Desa Lengkonglor menanamnya bersama-sama di hutan petak 73 RPH Losari BKPH Ngujung Barat,” ujar Komandan Kodim 0810 Nganjuk, Letkol Arh Sri Rusyono kepada awak media.

Dandim melanjutkan, dalam penanaman pohon kelor ini, prajurit bergotong royong bersama belasan warga Desa Lengkonglor Kecamatan Ngluyu dan Desa Losari Kecamatan Gondang. Dipilihnya pohon kelor ini karena salah satu tanaman yang perlu dilestarikan.

“Pohon ini bagian dari kekayaan alam Indonesia yang banyak manfaatnya, tanaman ini tidak membutuhkan perawatan ekstra, ketika sudah mendapat sinar matahari dan air yang cukup, tanaman kelor pasti tumbuh,” paparnya.

Penanaman pohon kelor ini dilaksanakan di hutan Perhutani petak 73 Losari seluas 1,3 hektare. “Sudah kita koordinasikan dengan perhutani juga, karena memang areal penanam ada di wilayah KPH Jombang, meskipun lokasinya berada di Kabupaten Nganjuk,” pungkas Letkol Arh Sri Rusyono

Sementara itu, Yudin (16) Santri Pomosda mengaku bangga dan sangat senang bisa bergabung dengan para TNI dalam penyulaman pohon kelor ini. “Saya juga bercita-cita kelak bisa menjadi anggota TNI,” katanya saat ditemui di lokasi penyulaman kelor.

Sedangkan Muji, dari Pomosda mengatakan jika penambahan penanaman dan penyulaman saat ini sebanyak 500 bibit kelor. Dia bersama 53 santri dari kegiatan safari camp pomosda untuk mendukung kegiatan TMMD 101 Kodim 0810/Nganjuk. “Kami akan memantau bekerjasama dengan Kodim sampai pohon kelor ini tumbuh besar dan bermafaat,” tuturnya.

Reporter : Andik Sukaca
Editor      : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date