Subdit Cyber Polda Jatim Bekuk Penyebar Video Syur Mantan Pacar

Surabaya, koranmemo.com – Pelaku penyebaran video dan gambar asusila yang disertai pengancaman berinisial MYA (23), asal Kabupaten Gresik, Jatim dibekuk Subdit V Cyber, Ditreskrimsus Polda Jatim.

Dalam penyebaran video dan gambar asusila tersebut, tersangka meminta untuk mengirimkan video dan foto bugil berbagai gaya ke korban yang selaku mantan pacar.

Wadir Reskrimsus Polda Jatim, dalam Konferensi Pers AKBP Arman Asmara Syarifuddin, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera dan Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi mengatakan, kejadian bermula sejak tahun 2013 lalu.

“Selama memadu kasih ini korban menuruti permintaan tersangka untuk mengirimkan video dan foto dalam keadaan bugil melalui media sosial (medsos) Line, maupun WhatsApp,” kata AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Kamis (6/12).

Dia mengungkapkan, tersangka merupakan mahasiswa kampus di Surabaya telah menyebarkan video gambar asusila ke mantan pacar. Mulanya, Arman, tersangka berpacaran dan sudah menyimpan foto-foto vulgar milik korban. Kemudian setelah putus, tersangka masih sering menghubunginya dan meminta untuk mengirimkan video tersebut. “Pelaku mengancam jika korban tidak menuruti kemauannya akan disebarkan ke rekan kampus dan keluarganya melalui medsos,” urainya.

Korban yang sudah merasa kesal atas ulah tersangka sambungnya, tidak mau menuruti permintaan untuk membuatkan video serta foto bugil namun, tersangka tetap mengirimkan pesan WhatsApp dan instagram, terdapat dalam pesannya tersebut obrolan ancaman, akan mengunggah foto dan video di internet. “Ada berapa korban lainnya yang sudah di unggah melalui website,” jelas AKBP Arman Asmara.

Arman menjelaskan, tersangka mengaku melakukan perbuatan tersebut untuk mencari kesenangan pribadi dan kepuasan seksual. Selain itu juga tersangka memiliki kecanduan menonton video porno setiap hari yang di downloadnya melalui internet serta masih terdapat 6 korban lainnya merupakan mantan pacarnya. “Kami masih lakukan pendalaman untuk memeriksa kondisi kejiwaan psikologis tersangka ini,” terangnya.

Disampaikan, tersangka selama berpacaran sejak tahun 2013, silam hingga bulan Juli 2018, lalu secara intens sering meminta ke korban untuk mengirimkan video dan foto vulgarnya yang di-upload melalui akun instagram martisharon22 serta situs Hazelnut.

Seumlah barang bukti berhasil diamankan yaitu, 1 unit laptop merk HP, 1 unit ponsel merk Asus type X009DA, dan 1 unit ponsel Oppo, serta 1 unit ponsel Asus Zenfone 5, hingga 1 unit hardisk eksternal merk transcent ukuran 1 TB. Tersangka akan dijerat pasal 27 ayat (1), Jo pasal 45 ayat (1), undang-undang RI no.19 tahun 2016.

Reporter: M Fauzi

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date