Stok Golongan Darah B di PMI Menipis

Kediri, Koranmemo.com – Stok dua komponen darah golongan B di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri menipis. Kondisi ini terlihat dari selisih jumlah komponen Whole Blood (WB) dan Packed Red Cell (PRC) secara keseluruhan di stok darah golongan B, Jumat (25/5). Saat ini jumlah stok darah golongan B di PMI Kota Kediri hanya sebanyak 183 ampul.

Ira Widiastuti, Kepala UTD PMI Kota Kediri mengatakan, saat ini kondisi stok darah pada dua komponen itu dinilai mengkhawatirkan. PMI Kota Kediri hanya memiliki stok 39 komponen WB dan 1 stok komponen PRC.

“Hampir 75 persen saat ini kebutuhan didominasi WB, lalu kemudian PRC. Dengan jumlah dua komponen itu, diperkirakan mampu bertahan hingga dua hari,” jelasnya.

Meningkatnya jumlah kebutuhan darah saat ini tidak sebanding dengan jumlah pendonor. Memasuki Ramadan jumlah pendonor cenderung menurun. Jumlah pendonor berkisar antara 25 orang setiap harinya. Padahal sebelum puasa, jumlah pendonor berkisar antara 40 hingga 50 orang setiap harinya.

“Secara medis maupun agama donor darah di bulan puasa itu baik. Mungkin, karena sedang berpuasa, khawatir jika donor nanti pusing dan lain sebagainya,” kata Ira.

Untuk mencukupi kebutuhan permintaan dua komponen itu, Ira menyebut telah mengambil sejumlah langkah. Di antaranya menggelar safari ramadan donor darah mulai pukul 18.30 WIB hingga 22.00 WIB di sejumlah titik strategis seperti Kediri Mall, Taman Sekartaji, GOR Jayabaya, dan beberapa titik lainnya di Kota Kediri. Selain itu pihaknya juga melakukan broadcast keseluruh pendonor sebelumnya yang memiliki golongan darah B.

Ira menjelaskan, UTD PMI Kota Kediri mampu memproduksi sebanyak 1.800 ampul tiap bulannya. Sebanyak 1.200 ampul didistribusikan ke empat rumah sakit di Kota Kediri. Sisanya untuk memenuhi kebutuhan suplai darah di luar wilayah Kota Kediri. “Kalau yang empat rumah sakit itu pasti. Sisanya untuk memenuhi permintaan dari luar daerah,” ujarnya.

Data yang dihimpun di UTD PMI Kota Kediri, Jumat (25/5) sekitar pukul 14.00 WIB, stok saat ini yakni 817 ampul. Jumlah itu terdiri dari 161 ampul golongan darah A, 183 ampul golongan darah B, 57 ampul golongan darah AB dan 416 ampul golongan darah O. “Untuk golongan B, sisanya adalah 96 komponen Fresh Frozen Plasma (FFP) dan 43 komponen Liquid Plasma (LP). Jadi totalnya 183 ampul, diperkirakan bertahan hingga 10 hari. Karena memang umur simpannya terbatas. Ada yang hanya 30 hari hingga 1 tahun,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date