Stik Tahu Paling Diminati Pemudik

Kediri, Koranmemo.com – Stik tahu mendominasi jajanan khas Kota Kediri dibanding makanan khas lainnya seperti tahu kuning maupun gethuk pisang. Tidak jarang, pemilik toko sampai kehabisan stok.

Rudi Setijo pemilik salah satu toko oleh-oleh khas Kediri yang berada di Jalan Pattimura Kota Kediri mengatakan, penjualan stik tahu di musim mudik lebaran ini dalam satu hari bisa mencapai 150 hingga 200 bungkus. Setelah itu, baru tahu takwa dan gethuk pisang yang akan dicari pemudik untuk oleh-oleh keluarga di rumah maupun di tempat kerja.

“Pemudik itu paling suka stik tahu, karena mungkin enak dimakan sambil perjalanan mudik. Saat musim lebaran ini, kita bisa menjual sekitar 150 bungkus stik tahu setiap harinya,” ujar Rudi yang juga sebagai Ketua Paguyuban Pengusaha Tahu Kediri ini.

Diakui, selama musim lebaran ini omset penjualan oleh-oleh Kediri  naik hingga 70 persen per harinya. Dari hari biasa, dia mengaku bisa memperoleh pendapatan Rp 30 juta sampai Rp 40 juta per harinya, namun saat musim lebaran ini pendapatannya bisa mencapai Rp 100 juta setiap harinya. “Yang jelas meningkat daripada hari-hari biasa, sekitar 70 persenan. Pembelinya dari banyak daerah tidak hanya Kediri saja,” ujarnya.

Tahu takwa memang menjadi ikon khas Kediri yang paling banyak dicari pemudik salah satunya dtik Tahu. Seperti Wibowo salah satu pemudik dari Trenggalek yang mengaku menyempatkan untuk berburu makanan Khas Kediri. “Ini kita beli stik tahu, sama tahu kuning untuk oleh-oleh teman kerja di Surabaya,” katanya

Harga stik tahu per bungkus kecil dihargai Rp 10 ribu sedangkan yang bungkus besar Rp 20 ribu per bungkus. Untuk tahu kuning sendiri dalam musim lebaran mengalami kenaikan, dari hari biasa yang Rp 25 ribu per besek saat ini harganya Rp 28 ribu per besek.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.