SPBU Sengkut Terbakar

Nganjuk, Koran Memo – Stasiun Pompa Bensin Umum (SPBU) yang berada di Desa Sengkut Kecamatan Berbek, Minggu (27/3) sekitar pukul 06.00 WIB, terbakar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat konsleting listrik pada mesin SPBU ketika proses pengisian bahan bakar berlangsung. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Kondisi SPBU Sengkut, dua mesin pengisi BBM ludes terbakar. (Muji/Memo)
Kondisi SPBU Sengkut, dua mesin pengisi BBM ludes terbakar. (Muji/Memo)

Saksi mata dalam peristiwa ini mengatakan, kebakaran terjadi pada mesin pengisian bahan bakar jenis premium dan pertalit yang berada di sisi utara. Waktu itu, Yusri Efendi (48) warga Dusun Kedusan Desa/Kecamatan Berbek membeli bensin dengan membawa 1 jurigen dan dilayani Susanto (48) karyawan SPBU warga Dusun Kedungbulu Desa/Kecamatan Rejoso.

“Waktu itu, Yusri membayarkan uang kepada Susanto, lalu gagang pengisi BBM dipegang sendiri oleh Yusri dan tiba-tiba terjadi kebakaran. Beberapa petugas SPBU berusaha memadamkan api yang akan merembet ke mesin pengisian lain yang berada di sisi selatan,” ujar saksi.

Kobaran api dengan cepat merembet pada bagian atap SPBU. Tak pelak, hal ini membuat petugas SPBU menjauh dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Berbek serta menghubungi mobil Damkar. Bahkan, saking besarnya kobaran api, sempat terdengar letusan pada dua mesin pengisian bahan bakar tersebut. “Sepeda motor Yusri juga ikut terbakar,” imbuh saksi.

Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian untuk menjinakkan amukan dewa api yang sedang murka. Akhirnya, dalam kurun waktu kurang lebih 30 menit, api berhasil dikuasai petugas pemadam kebakaran. Sementara, pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi (police line) dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Berbek, AKP Totok Ismanto mengungkapkan, dari keterangan beberapa orang saksi, kebakaran dipicu dari konsleting mesin pengisian premium. Saat itu, ada seorang warga yang akan mengisi premium ke dalam jurigen, namun pengisian itu tidak dilakukan oleh petugas, akan tetapi diisi sendiri oleh pembeli. “Dalam proses pengisian tersebut, pembeli mengaku melihat percikan api keluar dari bawah alat pengisian, Mengetahui hal itu, si pembeli langsung lari dan seketika itu terjadi kebakaran,” terang Kapolsek.

Sementara itu, KUD Sumber Pangan yang berada di Desa Kacangan Kecamatan Berbek, juga dikabarkan terbakar. Namun, kebakaran tidak sampai merembet ke mana-mana, hanya sebagian sekam sisa penggilingan padi masih terlihat membara. Beruntung kejadian ini cepat teratasi oleh pemadam kebakaran pindahan dari SPBU Sengkut.

Ketua KUD Sumber Pangan, Muhaimin mengatakan, terbakarnya sekam ini akibat dari knalpot mesin diesel penggilingan padi yang dimasukkan lubang dekat sekam. Akhirnya panas, sehingga terbakar. “Sebenarnya sudah berusaha kita atasi, namun sekam tetap membara,  akhirnya kita minta bantuan PMK,” kata Muhaimin. (jie)

Follow Untuk Berita Up to Date