Situs Sumberbeji Mulai Diekskavasi

Jombang, koranmemo.com – Pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, mulai melakukan ekskavasi tahap satu terhadap situs petirtaan Sumberbeji di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro. Proses ini sendiri melanjutkan rekomdasi hasil dari survei penyelamatan yang dilakukan sebelumnya.

Arkeolog BPCB Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan, ekskavasi dilaksanakan selama 10 hari, hingga nanti tanggal 18 September 2019. “Target dan tujuan ekskavasi untuk menampakkan wujud dari bangunan petirtaan ini. Jadi untuk mengetahui bagaimana sebenarnya bentuk petirtaan ini,” kata Wicaksono kepada wartawan di lokasi, Selasa (10/9).Dalam ekskavasi ini, pihaknya akan meratakan tanah yang ada di sisi selatan situs. Sebab menurutnya saat ini yang nampak masih hanya separo petirtaan Sumberbeji.

“Karena memang medan dari situs petirtaan ini kendala utamanya adalah air, dan  juga kita mengangkat lumpur, untuk mencari dasar lantai. Kalau kegiatan tahap satu belum selesai hingga tanggal 18 nanti, maka kita rekomendasikan pada tahap 2, yang mungkin kami kerjakan tahun depan,” papar Wicaksono.

Pada kegiatan hari ini, menurut Wicaksono, pihaknya masih konsentrasi pada pembersihan pada satu kotak great.“Kita mengawali kegiatan dengan membersihkan kotak great C7, sampai 12 meter kearah timur. Hari ini juga masih belum ada temuan-temuan lepas lainnya. Masih ada beberapa hari lagi kita kerjakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, Rabu (7/8) sekitar pukul 10.15 WIB. Audiensi ini sendiri sebagai tindak lanjut selesainya kegiatan survei penyelamatan Situs Sumberbeji Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro beberapa waktu lalu oleh tim BPCB.

Dalam pertemuan tertutup yang digelar di ruang swagata Pendopo Kabupaten Jombang itu, BPCB menyerahkan berkas pendaftaran Situs Sumberbeji sebagai cagar budaya, sesuai dengan Undang-undang No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date