Sita 4 Kg Sabu dari Malaysia, BNNP Ringkus 2 Pengedar di eks Lokalisasi Gude

Madiun, koranmemo.com – Peredaran narkoba di wilayah Madiun ternyata cukup memprihatinkan. Terbukti, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur kembali menangkap dua orang tersangka disebuah eks lokaliasasi Gude di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (2/5) malam.

Keduanya diketahui bernama Situ Artiasari (42) warga Kota Palangkaraya dan Nathasya Harsono (24) warga Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya. “Total ada sekitar 4 kilogram sabu yang kita dapatkan dari dua pelaku ini,” kata Kabid Pemberantasan Narkotika BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, Jumat (3/5) dini hari.

Hasil interogasi petugas, sabu ini berasal dari Malaysia. Kemudian dikirim dengan menggunakan pesawat dan diturunkan melalui bandara di Riau. Untuk mengelabuhi petugas, barang haram tersebut disimpan didalam kemasan teh cina. “Rencananya memang diedarkan diwilayah Karesidenan Madiun, Nganjuk dan Mojokerto,” ujarnya.

Lagi-lagi, sabu itu dikendalikan oleh beberapa orang narapidana dari dalam Lapas Klas I Madiun. Untuk membongkar seluruh jaringan ini, BNNP membawa dua orang tersangka dan barang bukti ke Kantor BNNP Jawa Timur.

Sebelumnya, Jumat (26/4) lalu, BNNP Jawa Timur juga berhasil meringkus dua orang pengendar sabu jaringan Lapas Klas I Madiun. Keduanya diketahui bernama Fajar Budiyanto (44) warga jalan Thamrin, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun dan Ariyani (31) warga Desa Kebonsari, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Dari tangan pelaku, ditemukan narkotika jenis sabu seberat seberat 60,5 gram, ganja seberat 510 gram, dan extasy sebanyak 90 butir.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date