Sinden Cilik Terkenal Melalui Medsos

Kediri, Koran Memo – Tahun ini usianya baru menginjak 7 tahun. Juli tahun lalu, dia baru mulai duduk di bangku sekolah dasar. Belum selesai dia belajar penambahan dan pengurangan, gadis cilik ini sudah mahir membawakan langgam-langgam jawa, bahkan bisa menceritakan apa arti lirik demi lirik langgam tersebut. Dialah Dimas Niken Salindri, pesinden cilik asli Kota Kediri yang namanya melejit setelah video penampilannya menjadi viral di media sosial.

Dimas Niken Salindri, mengukir prestasi seni. Namanya semakin melejit melalui media sosial
Dimas Niken Salindri, mengukir prestasi seni. Namanya semakin melejit melalui media sosial

Coba ketik nama Dimas Niken Salindri di situs pencarian video Youtube. Pasti akan muncul puluhan video penampilan gadis cilik ini yang diunggah oleh ayahnya, Azwar Yudi. Meski video-video tersebut sudah mulai diunggah sejak tahun lalu, namun nama Niken memang baru santer dibicarakan dua bulan belakangan ini, lantaran ada salah satu penggemarnya yang membagikan video-videonya tersebut di facebook.

Kendati kini namanya ramai dibicarakan di media sosial, Niken yang memang belum paham apa itu medsos dan segala fungsinya, justru sama sekali tidak tahu menahu kalau dirinya mulai populer. Yang dia tahu, setiap hari dia berangkat sekolah dan jika ada ‘tanggapan’, dia berangkat. “Biasanya hari Sabtu malam atau Minggu. Pokoknya yang besoknya libur,” kata Niken.

Setiap kali ada ‘tanggapan’, dia tidak pernah sendiri. Ayah dan ibunya selalu menemaninya. Ayahnya selalu duduk di deretan terdepan sambil memegang handycam, siap untuk merekam segala gerak gerik Niken di atas panggung, sementara ibunya selalu siap sedia di tepi panggung, kalau misal sewaktu-waktu Niken membutuhkannya. Misal, make up yang dikenakannya mulai luntur, atau dia merasa haus setelah menyanyikan beberapa langgam.

Meskipun sangat mendukung kiprah Niken di dunia persindenan, namun kedua orang tua Niken juga tidak mau terlalu maruk menerima semua tawaran manggung yang datang. Mereka tetap harus mempertimbangkan kondisi tubuh dan tenggorokan Niken saat itu. “Kalau misal kondisi Niken sedang tidak sehat, karena seperti yang kita tahu, untuk menyanyikan langgam jawa itu butuh nada-nada tinggi, ya saya tolak,” ujar Azwar.

Kedua orang tua Niken juga masih belum mau menerima tawaran dari luar kota. Yang paling jauh yang pernah dia terima adalah daerah Blitar. Selain Blitar, berapapun bayaran yang ditawarkan, Azwar dan istrinya memilih untuk menolak. “Baru-baru ini ada tawaran tampil di Jakarta saya tolak. Terlalu jauh. Nanti Niken kecapekan, dan malah bolos sekolah,” tuturnya.

Selain suara merdunya, hal lain yang membuatnya digemari adalah gayanya yang menggemaskan dan guyonannya yang lucu. Salah satu video yang paling banyak ditonton oleh masyarakat adalah videonya ketika dia menirukan Syahrini. Menurut komentar-komentar yang Azwar baca di bawah video yang dia unggah, banyak yang memuji, bahkan mengatakan dia sudah seperti Syahrini kecil. “Saya memang senang baca komen-komen di youtube atau facebook. Ada yang komennya bagus, ada yang kritik membangun, tapi ada juga yang nyelekit,” ujar Azwar.

Khusus untuk masalah komentar yang dia baca, dia sama sekali tidak pernah memberitahukannya kepada Niken. Dia merasa masih belum saatnya Niken tahu tentang hal-hal semacam itu. Dia ingin membiarkan Niken tumbuh besar dengan wajar. “Saya khawatir kalau Niken sadar dia terkenal nanti dia malah jadi sombong atau malas sekolah,” ungkap Azwar.

Untuk menjaga tenggorokannya, Niken sudah sadar betul akan pentingnya minum air putih dan makan-makanan yang mengandung banyak vitamin. Dia juga tidak pernah rewel jika dilarang makan gorengan atau makan jajan yang mengandung banyak penyedap rasa.   “Aku diberitahu ibu kalau itu bisa buat tenggorokan sakit. Kalau sudah sakit, nanti nggak bisa nyanyi. Makanya aku nurut,” kata Niken.

Ke depannya, Niken mengaku ingin tetap menjadi pesinden. Bahkan ketika perkenalan awal masuk sekolah dulu, ketika ditanya tentang cita-cita, dia satu-satunya yang menjawab ingin jadi pesinden, di tengah teman-temannya yang kebanyakan ingin menjadi dokter, guru, atau astronot. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya menjaga pita suaranya memang sudah tertanam dalam diri dia sejak sekarang. “Biar bisa jadi sinden terkenal yang manggung sampai luar negeri,” ujar Niken polos. (della cahaya)

Follow Untuk Berita Up to Date