Sidang Praperadilan, PH Pemohon Pertanyakan SPDP

Lamongan, koranmemo.com – Sidang perdana Pra Peradilan dengan nomor perkara 2/Pid.Pra/2019/PN Lmg, antara Liem Donni Hariyanto Talim selaku pemohon dengan pihak Kapolri c.q, Kapolda Jatim c.q, Kapolres Lamongan selaku termohon digelar di ruang sidang Candra, Pengadilan Negeri Lamongan, Senin (11/2) memakan waktu hanya 10 menit.

Agenda pemeriksaan awal itu, Liem Donni Hariyanto Talim selaku pemohon tidak nampak hadir dalam persidangan, hanya diwakilkan oleh penasihat hukumnya, Hands Edward Hehakaya, SH. Sedangkan pihak termohon tampak hadir Bidkum Polda Jatim, Bidkum Polres Lamongan, Iptu Su,ud beserta anggota lain.

Dalam penjelasannya di persidangan, Ery Acoka Barata, S.H.,S.E.,MM selaku hakim tunggal yang menggantikan Jantiani Longli Naetasi, SH lantaran sakit, hanya melakukan pemeriksaan berkas serta Kartu Tanda Advokat penasihat hukum pemohon, dilanjutkan dengan Bidkum Polda dan Polres Lamongan, Iptu Su,ud bersama anggota lainnya yang mewakili pihak termohon.

“Sebetulnya hakim tunggal yang menyidangkan karena sakit dan harus dilakukan perawatan, maka atas penunjukan ini tadi, saya yang menggantikannya. Mohon untuk berkas surat kuasa dan tanda pengenalnya. Dan silahkan pihak termohon ikut memeriksanya,” ujar Ery dihadapan pemohon serta termohon.

Kemudian, baik pemohon maupun termohon, Ery meminta tetap mengacu dari jadwal sidang yang sudah ditentukan yakni 7 hari agenda persidangan, serta meminta kuasa pemohon untuk membacakan pokok permohonan Pra Peradilan. Namun, pihak penasihat hukum memohon untuk dianggap dibacakan.

Sementara itu, pihak termohon meminta waktu kepada ketua majelis hakim untuk menyampaikan jawaban daripada apa yang diajukan pihak pemohon melalui penasihat hukumnya bisa diagendakan keesokan harinya.

Follow Untuk Berita Up to Date