Sidang Pembunuhan Ricuh

Keluarga Korban Serang Pelaku

Blitar, Koran Memo – Sidang kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap Yusmanto (55) pengusaha advertising asal Jl Ambalat Kelurahan/Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Selasa (30/6) siang berlangsung ricuh.Keluarga korban tak terima terhadap vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa, Agus Setiawan (25) warga Kelurahan/Kecamatan Sanan Wetan Kota Blitar.

Pada sidang yang dipimpin Yohanes Priarna SH, hakim PN Blitar, terdakwa divonis 20 tahun atau sama dengan tuntutan JPU. Akibatnya usai pembacaan vonis, keluarga korban langsung emosi. Mereka juga berteriak-teriak histeris dalam ruang sidang. “Vonis itu nggak adil. Nggak sebanding dengan perbuatannya. Selain itu, fakta-fakta lainnya tak bisa diungkap karena nggak mungkin pembunuhnya cuma dia sendiri,” teriak Nanik (54), istri korban.

Kericuhanpun berlanjut. Saat terdakwa dibawa keluar ruangan sidang oleh petugas, Nanik dan anak-anaknya, Neni (34), Gita (26), dan Samuel (19) langsung mengejarnya. Sambil berteriak-teriak dan mengumpat pelaku, mereka terus memburu terdakwa. Akibatnya, petugas yang membawa Agus, sampai kewalahan.

Khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan, Agus tak dimasukkan ke mobil tahanan kejaksaan.Namun, ia dibawa pergi dengan mobil patroli Polres Blitar Kota.

Melihat itu, Nanik dan keluarganya, sempat menghadangnya. Karena tak bisa menemukan Agus, mobil patroli yang membawa pergi Agus itu dipukuli dengan sandal dan dilempari dengan botol air mineral. “Penjahat kok dilindungi. Kami tetap tak terima. Semestinya, ia divonis mati. Selanjutnya, polisi harus bisa mengungkap pelaku lainnya, bukan dia saja pelakunya,” papar Nanik.

Seperti diketahui, pada Rabu (21/1) siang, telah terjadi perampokan di rumah Yusmanto.Korban terbunuh setelah duel dengan pelakunya, Agus yang tak lain tetangganya sendiri.Usai menghabisi korban, Agus kabur dengan membawa lari mobil korban, Nisan Grand Livina nopol AG 721 VE. Selang beberapa jam kemudian, pelaku tertangkap. Itu berawal dari pelaku berhenti di tepi jalan, untuk mengganti plat nopol mobil itu.

Saat ada mobil patroli polisi melintas, ia kabur, sehingga petugas curiga dan mengejarnya. Begitu tertangkap, pelaku diinterogasi dan mengaku kalau baru melakukan kejahatan.(rif)

Follow Untuk Berita Up to Date