Sidang Lanjutan Korupsi Jembatan Brawijaya, Periksa 7 Saksi dari Tim Banggar

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi jembatan Brawijaya Kediri kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, di jalan Juanda, Sidoarjo. Agenda sidang kali ini mendengarkan keterangan 7 orang saksi dari tim Banggar, Senin, (12/2/2018).

Tujuh saksi tersebut pada saat itu masih aktif menjadi anggota DPRD di Kota Kediri. Yakni, Hj. Reni Pramana (ketua DPRD kota Kediri pada periode 1999-2014), Sholahudin, Adi Sucipto, Muhaimin, Kholifi Yunon, Ardian

Sidang yang diketuai oleh hakim I Wayan Sosiawan tersebut berlangsung di ruang sidang Cakra. Salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Abdul Rasyid yang menjabat Kasi Pidsus Kejari Kota Kediri memulai pertanyaan pertamanya ke Hj. Reni Pramana.

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait mangkraknya mega proyek jembatan Brawijaya Kota Kediri mengakibatkan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp 14,4 miliar pada periode anggaran 2010 hingga 2013.

Sedangkan total anggaran proyek jembatan yang saat ini masih mangkrak mencapai Rp 66 miliar. Ini berdasar audit BPKP Jatim.

Dalam kasus ini menyeret beberapa nama yang telah ditetapkan tersangka oleh Kejari kota Kediri yakni Kasenan dan Wijanto yang dijerat pasal 2 subsider pasal 3 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Selain itu, Kasenan, juga disangkakan dengan pasal 5 subsider pasal 12 jo 18 UU 20/2001 tentang Perubahan Atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor terkait gratifikasi.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz