Siapkan 750 Aparat Gabungan

Jelang May Day

Larang Aksi Sweeping

Jombang, Memo – Sekitar 750 personel keamanan gabungan disiapkan menjelang peringatan hari buruh atau May Day yang diperingati pada 1 Mei 2016. Ke – 750 personel keamanan tersebut berasal dari Polres Jombang dan polsek jajaran, Kodim 0814 Jombang, Satuan Radar 222 Ploso, Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Jombang, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Jombang.

Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan peringatan hari buruh (agung/memo)
Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan peringatan hari buruh (agung/memo)

Kapolres Jombang, AKBP Sudjarwoko menjelaskan, aparat keamanan gabungan ini akan bersiaga di sejumlah obyek vital yang ada di kota santri selama peringatan hari buruh. “Personel keamanan akan bersiaga di sejumlah pabrik, perkantoran, jalan-jalan utama yangmenghubungkan Jombang dengan kabupaten lainnya,” kata Sudjarwoko, usai apel gelar pasukan pengamanan hari buruh di lapangan upacara Mapolres Jombang, Jumat (29/4) sore.

Sudjarwoko mengaku, pihaknya bersama TNI telah melakukan koordinasi dengan serikat buruh agar tidak melakukan tindakan yang merugikan atau merusak citra Jombang ketika menggelar aksi. “Rata-rata semua rekan buruh ini adalah warga Jombang asli. Saya kira mereka (buruh) akan berpikir seribu kali untuk merusak kotanya sendiri,” tambah Sudjarwoko.

Meski begitu, lanjut Sudjarwoko, sebagai  petugas keamanan, pihaknya tetap akan melakukan antisipasi dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan. “Hingga hari ini masih ada dua kelompok buruh yang menyatakan akan menggelar aksi, dengan jumlah massa sekitar 1000 orang. Kami meminta agar tidak ada aksi sweeping di sejumlah perusahaan. Jika tetap melakukan aksi seperti itu (sweeping), maka akan kami tindak tegas dan diproses sesuai dengan prosedur hukum,” tegas Sudjarwoko.

Masih kata Sudjarwoko, personel keamanan gabungan ini tidak hanya siaga saat hari H peringatan hari buruh saja, melainkan sampai kondisi keamanan benar-benar kondusif. “Pasukan siaga hingga intelijen kami menyatakan kondisi aman dan kondusif. Bisa dua atau tiga hari kedepan setelah May Day tentunya,” pungkas Sudjarwoko. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date