Siagakan 300 Personil, Antisipasi Aksi 2 Desember

Kediri, koranmemo.com –  Polres Kediri Kota terus mengantisipasi situasi keamanan terkait aksi “Bela Islam Jilid 3” yang akan digelar 2 Desember mendatang. Polres Kediri melakukan gelar pasukan dan menyiagakan kurang lebih 300 anggota gabungan dari Polri dan TNI. Gelar pasukan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan Polri dan TNI sebagai garda terdepan dalam pengamanan negara.

Kurang lebih 300 personil gabungan dari Polri dan TNI akan disiagakan untuk mengantisipasi aksi demo 2 Desember mendatang. Personil gabungan tersebut berasal dari berbagai satuan mulai dari reskrim, intel, dan satuan lalu lintas untuk mengatur jalannya aksi.

Berdasarkan informasi, sebagian ormas Islam yang ada di Kota Kediri akan melakukan aksi damai. Aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas daerah terhadap aksi yang dilakukan di Jakarta. Rencananya aksi tersebut akan dilaksanakan di depan Masjid Agung Kota Kediri.

Rencanannya para pengunjuk rasa akan melakukan doa bersama di depan Masjid Agung seperti aksi sebelumnya 4 Desember lalu. Pengunjuk rasa akan melakukan orasi dan menyampaikan pendapatnya di muka umum. Kegiatan kemudian diakhiri dengan doa bersama.

“Rencanannya besok Jumat (2/12) akan ada demo di depan Masjid Agung. Namun untuk kepastian selanjutnya bagaimana belum ada informasi,” ungkapnya.

Meski belum mengetahui kepastian aksi di Masjid Agung, tetap meminta seluruh anggotanya untuk bersiaga. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi aksi.

Dalam amanatnya Kapolres Kediri Kota AKBP Wibowo menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo sangat berterima kasih kepada Polri dan TNI yang telah berusaha semaksimal mungkin dalam pengamanan aksi 4 November lalu. Dimana salah satunya tidak ada satupun peluru yang keluar saat pengamanan aksi.

Diharapkan dalam aksi 2 Desember hal serupa juga terjadi pada pengamanan aksi 2 Desember 2016. Dalam penyampaian amanat yang dibacakan AKBP Wibowo, S.IK juga disinggung  intelejen untuk lebih meningkatkan fungsinya  baik di Polri maupun TNI. Sehingga akurasi data jumlah peserta aksi sesuai dengan yang dilaporkan. (ram)

 

Follow Untuk Berita Up to Date