Setubuhi Pacar Dipolisikan

Dibawa ke Kamar Sewa Morobau

Nganjuk, koranmemo.com – Ag alias Sg (35) warga Kecamatan Sukomoro, harus berurusan dengan Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk. Ini setelah dia dilaporkan lantaran menyetubuhi Kuncup (16) seorang pelajar sebuah SLTA di Nganjuk. Hingga kini, Minggu (23/10), kasusnya masih dalam penanganan petugas PPA.

Informasinya, kejadian itu berawal saat perkenalan korban dan pelaku di salah sebuah sosial media. Selanjutnya, keduanya sepakat untuk bertemu di suatu tempat. Pada bulan Juli lalu sekitar pukul 12.15 WIB, pelaku menjemput korban di depan SDN Sukomoro 1.

Setelah bertemu, korban langsung diajak jalan-jalan oleh pelaku dengan menggunakan sepeda motor. Tujuan pertama, mereka berdua ke Taman Pintar yang ada di Kelurahan Begadung Kecamatan Nganjuk, lalu pindah ke alun-alun. Dari alun-alun, selanjutnya korban dibonceng sepeda motor  lagi dan diajak ke arah berat.

“Korban oleh pelaku diajak ke sebuah rumah sewa di Dusun Morobau Desa Kerepkidul Kecamatan Bagor. Di tempat itu korban disuruh melayani nafsu pelaku,” ujar AKP Maksum, Kasubbag Humas Polres Nganjuk.

Sebelumnya, kata Maksum, korban disuruh melucuti pakaiannya tapi menolak. Lalu korban diancam jika tidak mau akan dibuang ke jurang. “Karena takut, akhirnya korban menuruti kehendak pelaku. Selanjutnya terjadilah persetubuhan itu, setelah itu, korban sering diajak berhubungan layaknya suami istri dan pelaku berjanji akan bertanggungjawab,” jelasnya.

Rupanya, aktivitas korban dipantau oleh orangtuanya. Sebab, korban terlihat murung beberapa hari terakhir. Curiga akan perubahan sikap anaknya, akhirnya korban ditanya oleh orangtuanya. “Waktu ditanya, korban mengaku telah dipaksa diajak berhubungan intim oleh pelaku, akhirnya kejadian ini dilaporkan ke PPA Polres Nganjuk, dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata AKP Maksum. (jie)

Follow Untuk Berita Up to Date