Setelah Menunggu Hampir 40 Tahun, Kini Warga Sidoarjo Bisa Nikmati Air Minum Berkualitas

Sidoarjo, koranmemo.com – Pemerintah Pusat melalui proyek kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional umbulan yang berkapasitas 4.000 liter/detik. Rencananya, kapasitas tersebut akan dialokasiakn untuk melayani kebutuhan air minum bagi 1,3 juta jiwa di 5 kabupaten / kota penerima manfaat (offtaker). Dan Kabupaten Sidoarjo adalah salah satunya.

Groundbreaking pembangunan Distribution Center (DC) proyek Kerjasama Pemerintah Pusat dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Regional umbulan di Kahuripan Nirwana Village, Desa Jati Sidoarjo dibuka Bupati Sidoarjo Saiful Illah, Kamis (11/10).Kepala PDAM Delta Tirta Sdoarjo, Abdul Basit Lao menjelaskan, di Kabupaten Sidoarjo akan dibangun 8 distribution center. Rencana tersebut akan direalisasiakan mulai Kecamatan Jabon, Porong, Tanggulangin, Candi, Sidoarjo Kota, Buduran, Gedangan dan Waru.

Anggaran investasi pembangunan DC ini berasal dari APBN yang nilainya mencapai Rp 189 Milyar. Tahun ini, pembangunan dianggarkan dengan nilai Rp114 Miliar dan akan dilanjutkan pada tahun 2019 dengan Rp 75 miliar.

“Kami dari pusat sangat berharap apa yang kita laksanakan pada hari ini sebagai awal untuk mengatasi keluhan – keluhan yang ada. Mata air umbulan ini sudah lama kita nantikan hampir selama 40 tahun kita menunggunya, dan pada hari ini bisa kita wujudkan,” terang Basit.

Indra Kerta Sasmita, selaku PPK Pengembangan SPAM Wilayah IA SPAM Strategis Kementerian PUPR memaparkan, kegiatan Kementerian PUPR untuk proyek umbulan dibangun mulai Pasuruan.

“SPAM regional umbulan ini diambil dari mata air umbulan yang kita ambil dari mata air Winongan di Wilayah Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Secara kualitas, mengutip pembicaraan Gubernur Jawa Timur, lanjutnya, air umbulan di mata air yang berlokasi di Kecamatan Winongan ini secara kualitas terbaik no. 2 setelah  zam – zam, oleh karena itu dibangun tanpa sistem pengolahan.

Ada 4.000 liter/detik yang akan disalurkan dari air umbulan di Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik sepanjang 93.000 m.
Dari 4.000 liter/detik Kabupaten Sidoarjo kebagian paling besar, yakni 1.200 liter / detik.

Kami berharap pembangunan 8 DC di Kabupaten Sidoarjo dengan kapasitas yang sangat besar, mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sidoarjo sehingga pembangunan DC ini bisa berjalan dengan baik.

“Dan ditahun 2019 nanti masyarakat Sidoarjo bisa menikmati air umbulan ini,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo menyambut baik pembangunan DC di Kabupaten Sidoarjo ini. Penduduk Kabupaten Sidoarjo diketahui sangat padat dan pastinya membutuhkan air bersih. “Dengan adanya proyek SPAM umbulan ini sangat membantu sekali kebutuhan air bersih dan air minum yang selama ini masih kurang,” jelas Bupati.

Kemampuan PDAM delta Tirta Sidoarjo dalam menyediakan akses air minum yang layak  masih 36,6 persen dari jumlah penduduk, masih jauh dari 50 persen, dengan jumlah pelanggan 135.659 sambungan rumah.

Rendahnya capaian dari PDAM ini bukan semata – mata karena faktor internal PDAM namun disebabkan karena ketersediaan air baku yang sangat minim. Kapasitas produksi PDAM Delta Tirta pada saat ini sebesar 1.520 liiter / detik dengan capaian 1.350 liter/detik air baku yang berasal dari air permukaan.

“Proyek SPAM  dari umbulan ini merupakan suatu berkah bagi masyarakat Sidoarjo, untuk ketersediaan air minum dengan kualitas tinggi, dan saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan PT. Mutiara Mansyur Sejahtera yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan DC wilayah Buduran ini,” jelas Abah Ipul.

Sebagai tanda dimulainya pembangunan DC ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Sidoarjo yang didampingi  oleh Kementerian PUPR, Sekretaris Daerah, Kepala PDAM Delta Tirta, dan Pengembang Kahuripan Nirwana Village (KNV).

Reporter Yudhi Ardian
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date