Sekuriti Toko Emas Bekuk Pencuri

Sidoarjo, koranmemo.com – Andik Hindrawan alias Bogel, (37) warga Desa Suruh Rt.12, Rw. 03, Kec Sukodono, Kab. Sidoarjo  dijebloskan di sel Mapolsek Krian, karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian.

Penangkapan tersangka Andik Hindrawan bermula saat ada laporan korban atas nama A. Muchid (25) warga Dusun Pathuk Rt. 04, Rw. 05,  Desa Sidomulyo, Kec. Krian, Kab. Sidoarjo, ke pemilik toko emas Semar yang berada di pasar Krian, bahwa perhiasannya hilang saat ditinggal acara keluarga ke Pacet pada hari Sabtu, (30/12/2017) lalu.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengungkapkan, jika penangkapan tersangka terjadi atas laporan dari masyarakat jika terjadi tindak pidana kriminal wilayah hukumnya.

“Saat itu, keamanan (sekuriti) toko emas Semar yang bernama David, diberitahu pemilik, kalau ada orang jual perhiasan seperti ini, tolong ditahan dulu, Tidak berselang lama, tersangka Andik Hindrawan datang ke toko emas semar, dengan maksud menjual hasil jarahannya,” terang Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji saat merilis ungkap kasus di Mapolsek Krian, Selasa, (3/1/2018).

David (31) keamanan toko merasa curiga karena perhiasan yang akan dijual tersangka Andik Hindrawan, ciri-cirinya seperti perhiasan yang hilang dan langsung ditanyai asal muasal perhiasan tersebut, ternyata tersangka Andik melarikan diri. Karena melarikan diri David spontan meneriaki maling.

“Terdengar teriakan maling, penjaga parkir bernama Chulaivi langsung menangkap tersangka Andik Hindrawan, ternyata tersangka melawan, dan ada sedikit adu fisik, akhirnya tersangka menyerah,”ujarnya.

Tersangka Andik langsung diamankan petugas Pospam Natal dan Tahun baru 2018, yang berada di depan pasar Krian, beserta barang buktinya.

“Untuk menghindari amuk massa, tersangka Andik langsung dibawa ke Mapolsek Krian, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dan petugas pun berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 gelang emas seberat 6 gram, 1 gelang emas seberat 1,8 gram, 1 kalung emas seberat 4,15 gram, 1 cincin emas seberat 2 gram, 1 unit TV LED 32 Inc merk LG, dan uang tunai sebesar Rp 300.000 rupiah.

“Barang bukti TV itu sudah sempat dibawa pulang oleh tersangka, dan disembunyikan di semak-semak dekat rumah tersangka di Desa Suruh. Dan modus tersangka untuk memasuki rumah korban dengan cara merusak gembok pintu gerbang, lalu mencongkel pintu rumah,”pungkasnya.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.