Sekap dan Rampas HP 5 Pelajar, Dua Pengamen Ditangkap

Blitar, koranmemo.com – Dua dari tiga pelaku yang menyekap  dan memeras 5 pelajar SMP berhasil ditangkap anggota Polres Blitar. Selain disekap di rumah kosong di Pasar Papungan Kanigoro Kabupaten Blitar, hp milik para pelajar tersebut juga dirampas pelaku.

Kapolres Blitar AKBP Anisulloh M Ridho SIK melalui Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Muhammad Burhanudin mengatakan pihaknya telah menangkap dua dari tiga tersangka komplotan dan kini sedang diperiksa. “Iya benar, kami menangkap dua dari tiga tersangka yang berhasil kami amankan. Satu orang masih kita kejar,” jelasnya, Minggu (10/2).

Dari data yang diperoleh kedua pelaku yang sehari-harinya sebagai pengamen jalanan tersebut bernama Mohamad Suprastiawan (20) warga Lingkungan. Samben Rt.2/1 Kel/Kec.Samben Kabupaten.Blitar dan Mohamad Candra Farisky (19) warga Jln.Jawa No.21 Rt.2/13 Kel.Sananwetan Kec.Sananwetan Kota.Blitar, kini menjalani pemeriksaan dan sedangkan pelaku yang kabur diketahui berinisial BG (25).

Seperti diketahui kasus ini bermula ketika lima bocah asal Kota Blitar saling berboncengan sepeda motor. Ketika berada di Jalan Kalimantan, kelima remaja itu kehabisan bensin.

Saat itulah tiga pelaku memepet korban dan merampas handphone milik para korban. Tidak puas dengan merebut handphone, kelima korban kemudian digiring menuju sebuah lokasi di Pasar Papungan, Kanigoro dan disekap.  “Pelaku ini mengancam akan membunuh korban. Sehingga para pelaku mengikuti kehendak para pelaku ke Pasar Papungan,” ucap Burhan.

Para korban yang disekap terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Mereka lalu dipisah dalam dua ruangan yang berbeda. Karena diancam, para korban menuruti semua perkataan komplotan tersebut.

 Kasus ini akhirnya terungkap setelah satu diantara tiga laki-laki yang disekap berhasil kabur. Korban kemudian melapor ke warga setempat yang dilanjutkan ke Polsek Kanigoro.

Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan pengintaian dan meringkus para pelaku. Saat digerebek, satu diantara tiga pelaku berhasil kabur.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date