Segera Ditutup, 300 Calon Murid Daftar di SMAN 5 Taruna

Kediri, koranmemo.com – Pendaftaran pada tahun pertama Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur akan ditutup Rabu (10/4). Tercatat lebih dari 300 siswa telah mendaftar agar bisa mengikuti pendidikan tersebut.

Kepala SMAN 5 Kota Kediri, Eko Agus Suwandi mengatakan, untuk tahun pertama SMA Taruna hadir di Kediri cukup antusias terkait jumlah pendaftarnya. Dia berharap, waktu pendaftaran yang tinggal dua hari itu dapat dimanfaatkan oleh calon siswa yang berminat menempuh pendidikan di sekolah taruna.

“Untuk tahun pertama responnya lumayan sudah lebih dari 300 pendaftar yang tidak hanya dari Kota Kediri saja, ada dari daerah – daerah lain seperti Nganjuk dan beberapa daerah sekitar,” ujarnya, Senin (8/4).

Ditambahkan, calon siswa bisa melakukan pendaftaran langsung secara online selama 24 jam melalui website resminya https://smatarunakediri.sch.id/. Namun, pihaknya juga menyiapkan tim yang menerima pendaftaran siswa yang datang langsung ke SMAN 5 Kota Kediri.

“Kita ada tim yang siap pada hari dan jam kerja untuk melayani pendaftaran, prosesnya tetap secara online tim kita hanya membantu. Tapi, calon siswa bisa langsung melakukan pendaftaran secara online yang kita buka selama 24 jam, dengan melengkapi beberapa dokumen persyaratan seperti foto, scan nilai rapor mulai semester 3 sampai 5, scan surat keterangan sehat, hingga scan kartu keluarga,” jelasnya.

Setelah proses pendaftaran administrasi itu, lanjutnya, calon siswa yang sudah terverifikasi administrasi akan mengikuti beberapa tahap seleksi. SMAN 5 Taruna Brawijaya Jatim tahun ajaran 2019/2020 membuka kuota sebanyak 200 taruna taruni dengan 8 kelas.

“Setelah lolos verifikasi, masuk ke tahap kedua ada tes kesehatan umum dan tes kejiwaan. Nanti diumumkan kalau lolos masuk di tahap ketiga, jadi ada sistem gugur seperti itu,” jelasnya.

Sementara itu, Deiva Ila Melati salah satu calon siswa dari Kabupaten Nganjuk mengatakan, ikut mendaftar di SMAN 5 Taruna Jatim karena keinginannya sendiri. Dia yang telah ikut ekstra kurikuler beladiri di SMPN 1 Tanjunganom Nganjuk berharap, bisa diterima dan menjadi taruni untuk membanggakan kedua orangtuanya.

“Sebenarnya saya pingin daftar online saja, tapi sama bapak diminta datang langsung ke sekolah lebih jelas jika ada kekurangan – kekurangan atau persyaratan lain bisa ditanyakan langsung disini,” ujarnya.

Reporter Zayyin Multazam
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date