Satu Bus Diminta Ganti Ban di Tempat

Jombang, koranmemo.com – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Satlantas Polres Jombang serta Polisi Militer (PM) Angkatan Darat, melakukan pengecekan kelayakan armada angkutan lebaran di terminal Kepuhsari Kota setempat, Senin (11/6).

Dari pengecekan ini, satu armada bus diminta mengganti ban di tempat karena alur ban telah tipis sehingga dinyatakan tidak layak pakai.

Pantauan di lokasi, satu per satu armada bus yang masuk ke terminal diperiksa. Petugas meminta sopir bus menyalakan kelengkapan teknis seperti klakson, lampu dan lampu sein, fungsi rem dan rem tangan hingga ketebalan alur ban.

Selian itu petugas juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan serta SIM (surat ijin mengemudi) sopir, STNK dan buku kir.

“Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari langkah pengamanan mudik lebaran. Jadi, armada bus angkutan lebaran yang memuat pemudik harus dicek kelayakannya untuk memberikan rasa aman kepada penumpang,” kata Kepala Dishub Jombang, Imam Sudjianto kepada awak media usai pengecekan.

Dari pemeriksaan, lanjut Imam, petugas menemukan satu bus yang  alur atau batik bannya tipis sehingga dianggap tidak layak pakai.

“Satu bus ban belakang sisi kiri aus sehingga diminta mengganti saat itu juga. Sesuai aturan kedalaman alur ban kurang dari 1 mili kita minta ganti saat itu juga,” ujar Imam.

Masih menurut Imam, selain soal fungsi teknis bus, para sopir juga diperiksa kesehatannya. “Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi sopir, apakah sehat atau tidak. Kalau sopir tidak sehat diminta untuk tidak melanjutkan perjalanan,” paparnya.

Sementara, Kasatlantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana menambahkan, dari sisi penindakan hanya ada satu temuan pelanggaran, yakni sopir bus tidak menggunakan sabuk pengaman atau sabuk keselamatan. “Penegakan hukum hanya satu yakni ada sopir tidak menggunakan sabuk keselamatan,” tutupnya.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya Praditasari
Follow Untuk Berita Up to Date