Rumah Karaoke Kota Blitar Digerebek Polda Jatim, Mami dan Manajer Jadi Tersangka

Surabaya, koranmemo.com – Subdit Renata (Remaja Anak-Anak dan Wanita), Ditreskrimum Polda Jatim menetapkan mami pemandu lagu (PL) dan manajer sebagai tersangka, pasca penggerebekan tarian telanjang atau striptis oleh Polda Jatim di rumah karaoke Maxi Briliant di Jalan Semeru Barat, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Mereka adalah Juwito Qairul Anwar selaku manajer dan Ratna Ayu Kinanti selaku mami pemandu lagu. Kedua tersangka dianggap telah memberikan kemudahan dalam prostitusi dan pencabulan pada suatu tempat.

Kasubdit Renata Polda Jatim, Kombes Pol Festo Ari Permana menjelaskan, tersangka mami (Ratna Ayu Kinanti-red), telah memberikan akses yang terjadi dalam kegiatan percabulan di tempat tersebut. “Kedua tersangka (Juwito Qairul Anwar-red) juga memberikan kemudahan dalam akses yang terjadi prostitusi ditempat itu,” ujar Kombes Pol Festo, Selasa (04/12).

Dikatakan, ada sebanyak 20 wanita pemandu lagu kemarin sempat diperiksa penyidik namun, mereka hanya dilakukan pemeriksaan sebagai saksi korban atas kasus asusila. Hasil fakta baru lanjut Festo Ari, dalam pemeriksaan penyidikan setiap kali pertunjukan tarian striptis dipatok sebesar Rp 1 juta, per penari.

“Jadi tarif sebesar Rp 1 juta itu nantinya diberikan ke penari hanya Rp 200 ribu, sedangkan sisanya Rp 800 ribu dibagi berdua kepada mami dan manajer sedangkan tarif Rp 1 juta per  orang itu, sama dengan tarif harga hubungan badan,” jelasnya.

Disampaikan, rata-rata para pelanggan yang datang ke tempat rumah karaoke itu, oleh mami kerap ditawari jasa tarian erotis. “Hasil pengakuan tersangka bisnis ini sudah berjalan lama,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, rumah karaoke Maxi Briliant yang bertempat di Kota Blitar itu telah digerebek Polda Jatim, pada Senin (03/12) dini digerebek Polda Jatim berkaitan adanya tampilan tarian striptis.

Hasil penggerebekan, polisi telah mengamankan sebanyak 20 wanita pemandu lagu kafe Maxi Brilian di Kota Blitar, dan menjalani pemeriksaan, Senin (03/12), sekitar pukul 00:30 Wib dini hari.

Penggerebekan dikoordinir Kanit Asusila, Kompol Edy Herwiyanto bersama 12 anggota.

Reporter M Fauzi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date