Rumah Bos Toko Baju Disatroni Pencuri

Tulungagung, koranmemo.com – Warga Perum Purimas di Kelurahan Botoran Kecamatan/Kabupaten Tulungagung Jumat (11/11) sekitar pukul 12.30 WIN mendadak ramai. Salah satu rumah di Blok C6 milik bos toko baju Top Model, Arif Rahman disatroni pencuri.

Kejadian pertama kali diketahui oleh Desy (22) adik korban, saat itu sekitar pukul 12.30 WIB. Ia pulang dari toko untuk beristirahat di rumah kakaknya. Sesampainya di rumah ia merasa curiga karena kunci pintu pagar depan rusak dan dalam keadaan terbuka, kemudian ia masuk ke rumah. Alangkah terkejutnya ketika melihat pintu-pitu kamar terbuka dan barang-barang di dalam almari berserakan, karena takut ia langsung memberitahu warga sekitar dan warga langsung melaporkannya ke polisi. “Biasanya setiap pulang ke rumah, selalu ada orang, tapi hari ini ternyata kakak saya keluar”, terangnya. “Saat ini kakak dan keluarganya sedang ke Rumah Sakit (RS) Baptis, sudah saya hubungi, saat ini dalam perjalanan pulang”, imbuhnya.

Abdul Kadir, salah satu Satuan Pengamanan (satpam) di perumahan tersebut mengatakan sebenarnya ada 4 satpam yang bertugas hari ini, tetapi saat kejadian 3 orang satpam tersebut sedang menunaikan Salat Jumat. Sedangkan satu satpam tetap berjaga di pos satpam atau pintu masuk utama perumahan. “Di perumahan ini ada 6 akses untuk pintu masuk dan keluar, jadi mereka bisa lewat mana saja”, lanjut pria bertubuh kurus tersebut.

Menurut salah satu saksi mata, Zainal Arifin (54), sekitar pukul 12.40 WIB ia sempat lewat depan rumah korban. Dia melihat 2 pria berjaket hitam dan memakai helm putih di rumah tersebut. Salah satu duduk di atas motor Yamaha Vixion di depan pagar, dan satunya sedang berdiri tepat di kunci pintu pagar dengan posisi membelakangi pintu pagar. Namun pagar belum terbuka saat itu. Dia tidak merasa curiga, karena setiap harinya rumah tersebut memang ramai, banyak tamu yang keluar masuk. “Ada dua orang tadi di depan pintu pagar, salah satu duduk di atas motor dan satunya berdiri tepat di bagian kunci pagar dengan posisi membelakangi pagar,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung, AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Kasubag Humas, AKP Saeroji mengatakan kemungkinan besar para pelaku sudah memahami kondisi rumah korban. Mereka mengetahui jika penghuninya tidak berada di rumah. Mereka memanfaatkan waktu jumatan untuk melakukan aksinya. “Kami akan selidiki ciri-ciri pelaku,”katanya.

Belum diketahui barang-barang yang hilang. Polisi masih memeriksa setiap ruangan. Polisi hanya menemukan BPKB yang berserakan. “Belum diketahui barang yang hilang,”ujar Saeroji. (yop/Jb)

 

Follow Untuk Berita Up to Date