RSSA Libatkan 40 Dokter Spesialis Dalam Tes Kesehatan Paslon

Malang, koranmemo.com-Sebanyak 14 pasangan calon (paslon) pilwali (pemilihan wali kota) dan pilbup (pemilihan bupati) dari 5 kota/ kabupaten mengikuti tes kesehatan pada hari kedua, Jumat (12/1), di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Untuk melakukan tes ini pihak rumah sakit melibatkan sekitar 40 dokter spesialis dari berbagai ilmu.

I Wayan Agung Indrawan, Ketua Tim Pemeriksaan Pilkada Jawa Timur mengatakan, pemeriksaan para paslon meliputi fisik dan psikologi. Untuk tes psikologi dilakukan oleh Himpunan Psikologi Indonesia, sedangkan tes narkoba dilakukan oleh BNN. Untuk pemeriksaan fisiknya oleh tim dari RSSA.”Sebanyak 40 dokter spesialis dilibatkan ada spesialis jantung, paru-paru dan lainnya,” ungkapnya.

HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia) memiliki standar profesi dengan nilai tersendiri untuk hasil tes psikologi. Tes psikologi meliputi tes intelegensi, kepribadian, MMPI dan psikiatri. Sementara tes fisik meliputi pemeriksaan laboratorium, narkoba, jantung, THT dan mata.

Hasil tes psikologi dan kesehatan fisik selambat-lambatnya akan dikirimkan ke KPU masing-masing pada tanggal 16 Januari 2018. “Hasilnya berupa layak atau tidak layak dengan rekapan media dan rekomendasi apakah penyakit yang dimiliki bakal calon bisa diobati atau tidak,” paparnya

Sementara itu, para paslon yang menjalani tes dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok A terdiri atas bakal calon asal Kota Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Probolinggo. Kelompok A menjalani ujian psikologi dan psikiatris pada Kamis (11/1). Sementara tes fisik dilakukan Jumat (12/1). Sedangkan, Kelompok B, terdiri bakal calon asal Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Lumajang menjalani tes fisik. Jadwal kelompok berbalik dengan kelompok A. Selanjutnya, setelah tahap pemeriksaan kesehatan psikologis dan fisik, pasangan calon pilwali Kota Malang wajib melengkapi syarat calon pada 18-20 Januari 2018.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.