Ringkus 2 Pengedar Pil Koplo

Nganjuk, koranmemo.com – Dua pengedar pil berlogo Y asal Kecamatan Jatikalen, Zan (27) warga Desa Dawuhan dan Wan (32) warga RT 02/RW 01 Dusun Manding Desa Pulowetan, harus berpuasa di ruang tahanan Polres Nganjuk. Keduanya masih menjalani penyidikan, Rabu (16/5).

Diringkusnya dua pengedar pil koplo itu berawal saat unit opsnal satreskoba melakukan patroli rutin untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Jatikalen. Waktu itu, petugas mencurigai seorang pemuda yang kedapatan mengantongi pil berlogo Y. Ketika ditanya, dia mengaku jika pil koplo tersebut didapatnya dari Zan.

Mendapat keterangan, petugas langsung meluncur ke rumah Zan di Dusun Krawilan Desa Dawuhan Kecamatan Jatikalen, Selasa (15/5) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Akhirnya Zan dapat diringkus dengan barang bukti pil berlogo Y (Yarindo) sebanyak 440 butir dan uang hasil penjualan Rp 100.000.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti di ke Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kepada petugas yang memeriksanya, Zan mengaku jika barang haram itu disuplai oleh Wan.

Tak ingin pelaku kabur, petugas bergegas meluncur ke Dusun Manding Desa Pulowetan Kecamatan Jatikalen untuk menciduk Wan. Akhirnya dia dapat dikecrek dan digelandang ke Mapolres Nganjuk bersama barang bukti berupa 333 butir pil berlogo Y, Selasa (15/5) sekitar pukul 06.00 WIB.

Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk membenarkan pihaknya mengamankan kedua pengedar pil berlogo Y. saat ini keduanya masih menjalani penyidikan untuk pengembangan kasus.

“Keduanya tanpa keahlian dan kewenangan dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau turut serta melakukan perbuatan yang dapat dihukum sebagaimana dimaksud dalam uraian pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2), (3) UURI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” paparnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor     : Achmad Saichu

 

 

Follow Untuk Berita Up to Date