Ribuan Penari Galang Dana untuk Korban Bencana Palu-Donggala

Trenggalek, koranmemo.com – Ribuan penari barong dan reog di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana Donggala Palu dan Sigi. Kegiatan penggalangan dana itu merupakan wujud kepedulian sosial para seniman di seluruh Kabupaten Trenggalek dan kabupaten atau kota di sekitarnya. Setidaknya dalam aksi penggalangan dana itu terkumpul lebih dari Rp 9,2 juta yang nantinya akan diserahkan kepada warga korban bencana alam Donggala Palu dan Sigi.

Trimo Dwi Cahyono, koordinator penyelenggara aksi mengatakan, hasil penggalangan dana tersebut nantinya akan diserahkan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Trenggalek untuk diakomodir. Dalam aksi penggalangan dana ini setidaknya jumlah donasi yang terkumpul mencapai Rp 9.297.700. “Tadi sudah diserahkan kepada Dinsos. Nantinya Insyaallah akan segera diserahkan kepada korban bencana alam di Donggala Palu dan Sigi,” ujarnya sesuai kegiatan penggalangan dana di sekitar Alun-alun Kabupaten Trenggalek, Minggu (21/10).

Aksi penggalangan dana ini tak hanya diikuti oleh seniman di seluruh Kabupaten Trenggalek. Pria yang juga menjadi pembina Paguyuban Banteng Krido itu menyebut jika aksi penggalangan dana itu juga diikuti beberapa seniman asal Kabupaten Ponorogo dan beberapa seniman di daerah sekitar Kabupaten Trenggalek. “Jumlahnya sebanyak 1.263 penari barong dan reog. Tak hanya diikuti seluruh seniman di Kabupaten Trenggalek, tadi ada sekitar 20 seniman dari Kabupaten Ponorogo yang juga mengikuti penggalangan dana untuk Donggala Palu dan Sigi ini,” kata Trimo.

Selain penggalangan dana untuk korban bencana Donggala Palu dan Sigi, kegiatan ini sekaligus diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan menjadi salah satu media untuk lebih merekatkan kebersamaan dan keharmonisan masyarakat Trenggalek memasuki tahun politik yang rawan terjadi perpecahan. “Kegiatan ini yang pertama untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan yang kedua wujud kepedulian kami terhadap saudara kita yang ada di Donggala Palu dan Sigi,” pungkasnya.

Data yang dihimpun Koranmemo.com dari Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek hingga Jumat (19/10), donasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 145.087.000. Jumlah itu belum termasuk akumulasi penggalangan dana yang dilakukan oleh ribuan seniman di Kabupaten Trenggalek. Nantinya hasil donasi dan penggalangan dana itu akan segera diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera dikirim ke Donggala Palu dan Sigi. “Sementara masih dikumpulkan dan nantinya segera kami serahkan ke Pemprov,” kata Hasnawati Sekretaris Dinas (Sekdin) Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date