Resmikan Puskesmas, Wali Kota Surabaya Berikan Program Jampersal

Surabaya, koranmemo.com – Bertepatan dengan Bulan Ramadan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melaunching puskesmas terletak di Jalan Karangrejo Gang IV, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya.

Kegiatan peresmian puskesmas Wonokromo Surabaya ini secara simbolis ditandai penandatanganan diatas batu prasasti dan pemotongan tali pita oleh Wali Kota Surabaya.

Letak puskesmas yang berada di tengah permukiman penduduk memiliki bangunan 3 (tiga) lantai. Untuk lantai 1 (pertama) digunakan ruang pelayanan pendaftaran kasir, ruang pelayanan pemeriksaan umum, ruang pelayanan kesehatan gigi dan mulut, ruang pelayanan kesehatan lansia, ruang pelayanan KIA – KB, serta ruang pelayanan gizi, hingga ruang pelayanan kefarmasian/obat.

Sedangkan lantai 2 (dua) dipergunakan untuk ruang pelayanan kesehatan tradisional, ruang pelayanan laboratorium, dan ruang pelayanan psikologi, serta ruang pelayanan promosi kesehatan, serta ruang pelayanan kesehatan lingkungan.

Selanjutnya, pada lantai 3 ini dipergunakan untuk ruang kepala puskesmas dan ruang bagian tata usaha.

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena kini ada puskesmas yang terletak pada tengah perkampungan warga. Rasa bahagia tersebut membuatnya semakin mengeluarkan inovasi baru dalam programnya bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya.

“Saya merasa senang telah ada puskesmas di tengah perkampungan seperti ini. Dengan dibandingkan puskesmas yang jauh dari rumah warga. Dan mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dengan baik,” ujarnya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Rabu (15/5/2019).

Ditambahkan bahwa Puskesmas Wonokromo ini juga menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonokromo. Dengan hal tersebut, pasien yang melakukan pengobatan di Puskesmas ini jika diperlukan penanganan lebih lanjut maka bisa langsung dirujuk ke RSI.

“Kita juga bekerjasama dengan RSI ada rujukan ke sana. Jadi untuk pasien tidak perlu khawatir lagi kalau dirujuk ke sana, pegang BPJS pasti dilayani,” kata Risma.

Tidak hanya itu, nantinya Wali Kota Risma bersama Dinkes Kota Surabaya akan membuat program yang ditujukan pasien yang mengandung yakni, Jaminan Persalinan (Jampersal). Untuk Jampersal ini diperuntukkan tidak hanya masa persalinan saja, tapi saat mulai satu bulan mengandung.

“Tidak ada yang boleh takut lagi periksa ke dokter atau bidan, karena kita sudah menyiapkan jaminan untuk persalinan, tidak boleh takut tidak ada uang. Saya tidak mau ada lagi permasalahan saat melahirkan apalagi pasien ibu hamil dan bayinya meninggal,” ungkapnya.

Selain program jampersal sambungnya, nanti akan ada pemeriksaan rutin secara gratis untuk usia sebelum lansia. Program ini tercetus mengingat banyaknya angka usia pra lansia yang mengalami sakit dengan dibandingkan yang lansia.

“Kita melihat yang muda-muda itu sebelum masuk angka usia lansia malah rentan sakit. Saya melihat data. Jadi karena, saya menyampaikan ke Dinkes tolong diadakan pemeriksaan untuk usia sebelum lansia, Jika lansia 1 (sebulan) sekali. Misalkan kalau yang muda 2 (dua) bulan sekali, apakah nutut atau tidak dengan anggarannya. Begitu sudah ketangkep penyakit apa yang diketahui, langsung diikat, dan diobati,” tutur Risma.

Sementara Kepala Puskesmas Wonokromo Surabaya, Era Kartikawati bersyukur atas diresmikannya puskesmas ini.
“Jadi dari program Pemkot Surabaya saya berharap untuk masyarakat sekitar bisa menerima kehadiran puskesmas kita. Menjadikan mereka lebih sehat. Artinya, puskesmas kita tidak melulu mengobati, akan tetapi pencegahan juga bisa,” terang Era Kartikawati.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date