Rencanakan Bantuan 5 Liter/Hari Untuk Angkot

BBM SUBSIDI copy*Kompensasi Kenaikan Harga BBM

Kediri, Memo-Menanggapi beban pengemudi angkutan di Kota Kediri usai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dan solar, Pemerintah Kota Kediri berniat akan memberikan kompensasi bagi pengemudi angkot berupa bantuan BBM sebesar 5 hingga 6 liter per hari. Namun dengan adanya bantuan ini, pemerintah akan mencanangkan penggratisan bagi pelajar untuk naik angkot.

Kenaikan BBM sebesar Rp 2.000 dianggap sangat berat bagi sebagian besar pengemudi angkutan. Untuk itulah pemkot mencanangkan program ini agar masyarakat tidak mengeluarkan biaya lebih untuk BBM. Bantuan semacam ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang merasa terbebani dengan kenaikan harga BBM.Bantuan-bantuan lain terkait kompensasi kenaikan harga BBM juga sudah dicanangkan oleh pemerintah dalam bentuk bantuan-bantuan sosial yang juga sedang dilaksanakan secara bertahap.

“Rencananya akan dimulai pada tahun 2015 mendatang,” ujar Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat dikonfirmasi usai menghadiri rapat koordinasi di Mapolres Kediri Kota, Senin (24/11).

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan nantinya para pelajar akan lebih memilih menggunakan angkot dibanding menggunakan kendaraan sendiri. Selain dinilai berbahaya, pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tentu merupakan tindakan pelanggaran yang dapat merugikan diri mereka sendiri.

Selain itu, berkurangnya pengemudi kendaraan dari kalangan pelajar diharapkan dapat sedikit mengurai kepadatan lalu lintas dan juga meminimalisir tingkat pelanggaran hingga kecelakaan. Mas Abu, sapaan akrab Walikota Kediri juga menambahkan saat ini pihaknya masih menggodok kebijakan tersebut dan sudah mengkoordikasikannya dengan pihak-pihak terkait diantaranya Organda dan Dinas Perhubungan.(kur)

 

Follow Untuk Berita Up to Date