Remaja Ini Meregang Nyawa di Kubangan Bekas Galian

Jombang, koranmemo.com – Gilang Akhsani (16), harus meregang nyawa setelah tenggelam diduga di kubangan bekas aktivitas tambang galian C di Desa Gumulan Kecamatan Kesamben, Selasa (6/11) sore. Jenazah remaja asal Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo ini langsung diserahkan ke pihak keluarga setelah hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan.

Data yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber menyebutkan, tenggelamnya korban bermula saat dirinya bermain hujan-hujan bersama beberapa temannya yang juga sama-sama murid Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Kepuhdoko Kecamatan Tembelang, di sekitaran lokasi.

Saat itu, korban dikabarkan berenang di kubangan bekas tambang tersebut. Tak lama kemudian, teman-teman korban terkejut lantaran tubuh korban sudah tidak muncul lagi dari kubangan.

Lantaran upaya pencarian gagal, teman korban kemudian bergegas melaporkan peristiwa ini ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke polisi. Dalam upaya pencarian ini, polisi juga mendatangkan tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.

Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, petugas akhirnya berhasil menemukan korban dengan kondisi sudah tak bernyawa. Petugas juga sempat membawa korban ke Rumah Sakit Al Aziz Tembelang untuk dilakukan visum.

“Hasil visum rumah sakit tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke Sidoarjo untuk dimakamkan,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Sarwiadji, singkat.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date