Razia Mamin, Temukan Kaleng Penyok Hingga Merica Palsu

Kediri, Koran Memo – Sidak makanan dan minuman yang dilakukan Diskoperindag bersama bagian ekonomi, Polres Kediri, dan Satpol PP, Rabu(8/7) siang menemukan sejumlah makanan tanpa label IPRT, kedaluwarsa, dan kaleng susu penyok. Sedangkan di Pasar Kandat, petugas menemukan merica palsu dicampur dengan merica asli dari seorang pedagang sembako.

Petugas mengamankan kaleng susu penyok swalayan dan mrica palsu di Pasar Kandat (bakti/memo)
Petugas mengamankan kaleng susu penyok swalayan dan mrica palsu di Pasar Kandat (bakti/memo)

Merica palsu bercampur dengan asli tersebut dibeli dengan harga Rp 3. 000 per bungkus dengan berat 2 ons berjumlah lima bungkus plastik. Diketahui merica palsu karena setelah dipecah benar-benar campuran dari semen putih dan gamping. Ciri lainnya tidak berbau sedang merica asli baunya terasa menyengat. Jika dimasukkan dalam air merica palsu akan tenggelam dan merica asli akan mengambang diatas permukaan air.

Menurut penjualnya, merica tersebut dibeli dari seorang sales dengan logat luar Jawa dan bertubuh kecil. Dia datang menawarkan merica lima bungkus tersebut dan terjadi transaksi. Selanjutnya oleh pedagang dibiarkan di rak penjualan dan ternyata tidak ada pembeli untuk merica jenis ini.

Zaenuri Kabid Perdagangan dan Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri mengatakan pihaknya langsung melakukan penyitaan merica palsu dan akan diuji lab BPOM Surabaya.

Selain itu menurutnya, dalam razia ini juga ditemukan makanan tidak layak edar yang dijual di swalayan. “Setelah kita melakukan sidak di dua swalayan tersebut kita temukan kaleng penyok,coklat, dan rangginang kedaluwarsa. Setelah di pasar kita menemukan merica palsu dengan indikasi adanya unsur campuran semen dan gamping.Ini sangat membahayakan dan merugikan konsumen dan kita uji lab di BPOM Surabaya,” jelasnya.

Sidak yang dilakukan petugas gabungan ini, Rabu siang menyisir sepuluh swalayan dan pasar di wilayah Kandat, Ringinrejo, Kras, Ngadiluwih, dan Grogol. Sebelumnya di wilayah Timur seperti Wates, Pare, Gurah hingga Kandangan tidak ditemukan adanya merica palsu atau makanan dan minuman kedaluwarsa.(bak)

Follow Untuk Berita Up to Date