Razia Mamin Kadaluwarsa, Temukan Jamu Oplosan

Blitar, koranmemo.com – Berbagai makanan tak layak konsumsi dan jamu yang dioplos obat kadaluwarsa ditemukan tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar saat inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah took, Selasa (10/4).

Dharma Setyawan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar, mengatakan, sidak kali ini menemukan bayak varian makanan yang tak layak konsumsi.

“Berdasarkan keterangan, mamin tersebut bukan diproduksi langsung oleh pedagangnya, melainkan disuplai oleh produsen. Kemudian juga ditemukan jamu yang dioplos dengan obat kadaluwarsa, ” ungkapnya.

Menurut Dharma, sidak kali ini untuk memastikan bahwa mamin yang beredar di masyarakat dalam kondisi aman.  “Semua produk makanan yang tidak layak konsumsi kami ambil sampelnya,” imbuh dia.

Dijelaskannya bahwa sidak kali ini sifatnya pembinaan, tidak memberikan sanksi kepada pedagang. Namun  pedagang diberi sosialisasi agar tidak menjual produk-produk yang tak layak konsumsi. Mereka juga diimbau menolak jika ada produsen yang menawarkan produk yang dilarang atau kadaluwarsa.

Sementara Dadik Wahyudi, Kepala Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Blitar, sSetiap tahun saat dilakukan sidak selalu ditemukan produk mamin tak layak konsumsi. Baik di toko modern maupun pasar tradisional. “Jumlahnya stagnan tidak ada peningkatan dan  penurunan,” jelasnya.

Dia meminta Dinkes transparan memberikan informasi kepada masyarakat terkait produk mamim apa saja yang tak layak konsumsi.

Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada para oknum produsen nakal agar tidak menjual barang tak layak konsumsi.

“Jika diinformasikan ke masyarakat secara terbuka, otomatis masyarakat bisa memilih dan tidak membeli produk-produk yang bermasalah,” tegas Dadik.

Reporter: Arief Juli Pprabowo

Editor: Gimo Hadiwibowo

Follow Untuk Berita Up to Date