Razia Cipta Kondisi, Ratusan Pelanggar Ditilang

Kediri, koranmemo.com -Ratusan motor tak sesuai standar dirazia Satlanlantas Polresta Kediri, Minggu (10/6) dini hari. Setidaknya dalam razia cipta kondisi di Jalan PK Bangsa hingga Jalan Airlangga Kota Kediri itu, sebanyak 250 pengendara motor terkena sanksi tilang.

Kasat Lantas Polresta Kediri, AKP Ady Nugroho mengatakan, razia ini dilakukan untuk meminimalisir gangguan keamanan serta potensi kecelakaan menjelang Idul Fitri 1439 H, mengingat potensi kecelakaan menjelang lebaran diprediksi meningkat di tengah padatnya arus lalu lintas saat lebaran berlangsung.”Kegiatan malam ini adalah salah satu bentuk cipta kondisi kami menjelang malam takbir dan pengamanan Idul Fitri 1439 H. Ini masih berkaitan dengan Operasi Ketupat Semeru 2018,” jelasnya, saat dikonfirmasi ketika merazia di Jalan Airlangga Kota Kediri sekitar pukul 02.30 WIB.

Mantan Kasat Lantas Polresta Malang itu menyebut, razia ini menyasar sejumlah pelanggaran kasat mata. Diantaranya adalah batas kecepatan, kelengkapan surat kendaraan dan spesifikasi motor yang dinilai tidak standar. Seperti menggunakan knalpot brong hingga kelengkapan syarat dan ketentuan berkendara lainnya.

“Priotitasnya adalah pelanggaran yang menjadi penyebab utama kecelakaan. Seperti pelanggaran rambu atau batas kecepatan dan juga penggunaan helem SNI. Knalpot brong hingga kelangkapan kendaraan lainnya. Kami periksa kendaraan yang secara kasat mata melanggar, kami hentikan,” imbuhnya.

Dikatakan, hingga pukul 02.00 WIB petugas sudah melakukan penindakan tilang kepada 250 motor. Jumlah itu belum termasuk hasil razia cipta kondisi menjelang lebaran yang sudah dimulai lima hari sebelumnya. Barang bukti hasil razia itu seluruhnya di bawa ke Mako Satlantas Polresta Kediri di Jalan Brawijaya Kota Kediri.

“Kurang lebih untuk malam ini ada sekitar 250 tindakan tilang yang kami keluarkan. Sementara ini masih dalam tahap pergeseran barang bukti menuju Mako Lantas. Sementara untuk malam ini hanya satu titik,” kata Ady.

Ditegaskan, dalam razia ini pihaknya mengaku memberikan tindakan berupa tilang. Tindakan tilang itu dilakukan bagi pengendara motor yang melanggar ketertiban berlalu lintas, baik tidak melengkapi surat- suratnya maupun spesifikasi motor yang tidak sesuai standar.

“Betul, kami melakukan penindakan tilang. Kami melakukan penahanan barang bukti baik itu motor maupun surat-surat, dengan durasi untuk persidangan sampai 6 atau 4 juli 2018,  setelah masa lebaran,” tegasnya.

Ady menambahkan, nntinya razia ini akan dilakukan secara rutin hingga Operasi Ketupat Semeru 2018 berakhir. Operasi untuk menciptakan kondusifitas wilayah menjelang lebaran itu berlangsung sejak 7 hingga 24 Juni mendatang.

“Jadi kita melaksanakan kegiatan stasioner yang sifatnya selektif. Kami sudah melakukan kegiatan ini kurang lebih sekitar lima hari yang lalu dan ini akan terus kita galakkan sampai nanti pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru ini berakhi,” pungkasnya.

Pengamatan di lokasi, petugas menerjunkan 2 unit kendaraan untuk mengangkut ratusan motor tersebut. Secara bergantian, mobil dari Satuan Sabhara dan Unit Laka Satlantas Polresta Kediri diterjunkan dalam proses pemindahan barang bukti itu menuju Mako Satlantas Polresta Kediri.

Reporter: Angga Prasetya
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date