Razia Balap Liar, Ratusan Motor Diamankan

Nganjuk, koranmemo.com – Sebanyak 231 sepeda motor terjaring razia yang digelar Satshabara Polres Nganjuk, Sabtu (11/5/2019) malam. Dari ratusan kendaraan itu, hampir 75 persen tidak memenuhi standar keselamatan atau tidak spektif.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta mengatakan, ratusan sepeda motor yang diamankan ini hasil dari operasi kamtibmas yang digelar di dua titik, yakni eksit tol Begadung dan di Jalan A Yani Kelurahan Ploso Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.”Yang kita amankan ini adalah kendaraan balap liar yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dan ada yang bergerombol di arena balap liar tersebut,” ujarnya, Minggu (12/5/2019) di Mapolres Nganjuk.

Dikatakan, ratusan motor yang terjaring ini rata-rata sudah dimodifikasi. Setelah terjaring, kata Dewa, sepeda motor tersebut oleh pemiliknya dituntun dari tempat kejadian perkara (TKP) menuju mapolres.

“Barang bukti yang kita amankan ini akan kita selidiki, apakah surat-surat kendaraannya lengkap. Jika terdapat sepeda motor bodong, tentunya akan kita urus asal muasalnya. Siapa tahu hasil curanmor,” sebut Dewa.

Dijelaskan, ada bebepara tahapan yang harus dilalui oleh pemilik motor jika ingin mengambil kendaraannya. Pertama, harus dapat menunjukkan bukti kepemilkan, dan harus memasang kembali onderdil yang diganti dan dikembalikan sesuai standarnya.

“Selanjutnya, harus mendatangkan orangtuanya. Apabila pemiliknya masih sekolah, nantinya akan kita bawa ke sekolahnya dan harus berjanji di hadapan guru dan teman-temannya untuk tidak mengulanginya lagi,” ungkapnya.

Dewa menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk tidak mengubah sepeda motor yang tidak sesuai spektek. Terlebih lagi, jangan terpengaruh atau ikut-ikutan balapan liar.

“Kepada para pemuda kami mengimbau, tidak usah ikut-ikutan melihat atau menonton balap liar. Sebab, yang menonton pun akan kita kenai sanksi juga,” tukasnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date