Razia Atribut TNI – Polri

Temukan 30 Warga Gunakan Atribut Militer

Jombang, Koran Memo – Personel Polisi Militer(PM) TNI dan Provost Polri menggelar razia gabungan, Selasa (15/9). Dalam razia yang digelar di jalan raya Gus Dur Jombang kemarin, setidaknya petugas mendapati 30 kendaraan baik roda dua maupun roda empat milik warga sipil yang menggunakan atribut baik TNI maupun Polri. Tak urung pengemudi kendaraan langsung diberi surat peringatan oleh petugas.

Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)

Pengamatan Koran Memo, razia gabungan ini digelar mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.15 WIB. Melibatkan 16 petugas Polisi Militer (PM) dari Korem Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto, dan 3 personil provost dari kepolisian setempat. Petugas langsung menghentikan kendaran yang kedapatan memasang stiker khas TNI maupun Polri. Selain atribut stiker, petugas gabungan juga merazia atribut lainnya seperti jaket dan kaos TNI/Polri yang digunakan warga sipil. Tidak hanya itu, kendaraan dinas militer yang melintas juga tidak luput dari pemeriksaan petugas.

Untuk kendaraan roda dua maupun roda empat menggunakan stiker TNI / Polri, petugas segera memeriksa identitas pengendaranya. Jika ketahuan bukan anggota TNI / Polri, petugas segera memerintahkan pengendara melepas stiker. Selain itu petugas juga memberikan surat peringatan agar tidak melakukan pemasangan stiker TNI / Polri lagi.

Tidak hanya itu, petugas juga menyita jaket militer yang dikenakan oleh seorang pengendara motor yang melintas. Pengendara yang ketahuan mengenakan jaket militer tersebut mengaku bernama Abdul Toha (66).

Kepada petugas, Toha mengaku jika jaket yang dipakainya memang milik anaknya berdinas di militer. Namun demikian Toha mengaku tidak akan memakai lagi setelah tahu jika memakai atribut TNI / Polri dilarang. “ Saya tidak ada motif apa – apa dalam memakai jaket tersebut. Saya hanya bangga saja karena anak saya memang dinas di Marinir TNI-AL dan saat ini sedang tugas di Lebanon,” aku Toha kepada petugas.

Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)

Sementara itu, ketika hendak dikonfirmasi wartawan, sayangnya tidak ada satupun petugas baik dari PM TNI maupun Provost Polri yang bersedia memberikan keterangan terkait tujuan razia yang dilakukan. “Langsung ke komandan saja,” kata seorang anggota PM berpangkat Sersan Satu (Sertu), singkat. (ag).

Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Operasi gabungan petugas Polisi Militer (PM) TNI dan Provost Polri (agung/memo)
Follow Untuk Berita Up to Date