Razia, Amankan 4 TKA

Jombang, koranmemo.com – Petugas gabungan dari Imigrasi Klas III Kediri, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Polisi Pamong Praja Pemerintah Kabupaten Jombang, Polri dan TNI menggelar razia ke sejumlah perusahaan untuk mencari tenaga kerja asing (TKA) yang menyalahi aturan keimigrasian, Kamis (19/1). Hasilnya, petugas mengamankan empat TKA dari India, Korea, dan Cina.

Pengamatan wartawan, petugas gabungan yang dibagi dalam dua tim memulai razia sekitar pukul 07.30 WIB. Tim satu menyisir perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah barat Jombang. Sementara tim dua menyisir perusahaan yang beroperasi di wilayah timur hingga selatan Jombang. “Kita tim PORA (pengawas orang asing) menggelar razia atau operasi terpadu di 10 perusahaan yang ada di Jombang. Data pada kami ada 70 TKA itu tersebar di 10 perusahaan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Klas III Kediri sekaligus ketua tim PORA, Muhammad Tito Andrianto kepada wartawan usai razia, Kamis (19/1).

Hasil dari razia, lanjut Tito, tim satu mendapatkan tiga orang TKA terdiri dari Kim Byung Sam warga Korea, Lin Xuan Mao dan Zhuang Heping warga Cina. Sedangkan tim dua mendapatkan seorang TKA berkebangsan India bernama Krishnasamy Manikandan. “TKA asal India diamankan dari salah satu pabrik di Jalan Gatot Subroto Jombang. TKA asal Korea diamankan dari perusahaan pengolahan tongkol jagung di Desa Sembung Kecamatan Perak. Sedangkan dua TKA dari Cina diamankan dari perusahaan pengolahan plastik di Jl Basuki Rahmat Desa Cangkringrandu Kecamatan Jombang,” paparnya.

Keempat TKA menurut Tito, diduga menyalahi aturan keimigrasian. Namun demikian untuk memastikannya pihaknya akan membawa keempat TKA beserta sejumlah saksi untuk menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi Kediri. “Untuk temuan sementara, TKA asal India dan Korea hanya memiliki KITAS (kartu ijin tinggal terbatas) yang memiliki fungsi terbatas juga. Sedangkan Dua warga Cina hanya memiliki Visa kunjungan dan dugaan temuan pelanggaran IMTA (ijin mempekerjakan tenaga kerja asing). Untuk kepastian akan kami periksa dulu di Kantor Imigrasi Kediri,” paparnya.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Jombang, Purwanto menambahkan, dari 70 TKA yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja, empat diantaranya sudah meninggalkan Jombang. “Jadi 70 TKA yang tersebar di 10 perusahaan di Jombang, empat sudah keluar karena tugas telah selesai. Namun demikian dengan adanya temuan empat TKA yang diduga tidak mengantongi dokumen lengkap, kami akan mengintensifkan pengawasan orang asing. Tidak hanya di perusahaan saja melainkan di sejumlah sekolah juga,” tandasnya. (ag)

Follow Untuk Berita Up to Date