Rawan Narkoba, Tempat Hiburan Malam Dirazia

Kediri, Koran Memo – Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, Polres Kediri Kota dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri merazia tempat hiburan malam, Jumat (5/6). Razia ini dilakukan karena diduga tempat hiburan malam menjadi sarang peredaran narkoba. Petugas melakukan tes urin terhadap pemandu lagu dan beberapa pengunjung.

Petugas dari BNN Kota Kediri saat melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan pemandu lagu (amid/memo)
Petugas dari BNN Kota Kediri saat melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan pemandu lagu (amid/memo)

Pantauan Koran Memo, sekitar pukul 20.30 WIB tim gabungan melakukan apel di halaman Mapolres Kediri Kota. Seusai melakukan koordinasi, petugas langsung menuju sasaran pertama. Yaitu tempat hiburan malam Metro Palace. Petugas langsung masuk keseluruh ruang karaoke. Mereka menggeledah seluruh ruangan dan memeriksa pengunjung yang membawa minuman keras.

“Kami lakukan penggeledahan apakah ada peredaran miras di tempat tersebut,” ungkap Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar.

Selain menekan peredaran miras ilegal, razia yang diikuti sekitar 100 petugas ini juga bertujuan untuk menekan peredaran narkoba. Petugas Satnarkoba Polresta Kediri menggeledah para pengunjung dan pemandu lagu apakah mereka menyimpan narkotika. Sementara anggota BNN Kota Kediri melakukan tes urin terhadap para pemandu lagu dan para pengunjung.

Bukan tanpa alasan petugas melakukan hal tersebut. Perkembangan tempat hiburan malam di Kota Kediri diindikasi menjadi faktor peredaran narkoba. Oleh sebab itu petugas melakukan tes urin untuk mengertahui apakah mereka mengkonsumsi narkoba seperti sabu-sabu dan lainnya. Dari hasil tes urin yang dilakukan BNN Kota Kediri tidak menemukan satu pemandu lagu di Metro Pleace yang terdeteksi positif.

“Dari hasil tes urine tadi ditemukan satu positif. Namun kandungan zat tersebut dikarenakan pengaruh obat sakit kepala yang diminumnya,” terang Kompol Sudarto, Kasi Pemberantasan BNN Kota Kediri.

Tim gabungan melanjutkan razianya ke tempat hiburan lain. Petugas mendatangi rumah karaoke Flamboyan. Seperti di tempat sebelumnya petugas langsung menggeledah seluruh ruangan karaoke. Tampak malam itu, tempat hiburan yang terletak di Kelurahan Burengan, Kota Kediri ini dipadati pengunjung. Tampak pula beberapa pemandu lagu sedang menemani para pengunjung bernyanyi.

Petugas melakukan pendataan terhadap para pengunjung dan pemandu lagu. Petugas meminta idetitas dan mengeledah tubuh untuk mengetahui apakah mereka membawa narkotika. Petugas mengumpulkan seluruh pengunjung dan pemandu dan melakukan tes urine. Hasilnya tidak ditemukan satu dari mereka yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.

“Kami juga lakukan pendataan kepada para pemandu lagu untuk mengetahui apakah ada pemandu lagu dibawa umur. Ini kita lakukan untuk mengantisipasi adanya traficking,” tegas Anwar. (c5)

Follow Untuk Berita Up to Date