Ratusan Warga Demo, Tuntut Mundur Bupati Ipong

Ponorogo, koranmemo.com – Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat  Tertindas Non-LSM melakukan demo dengan mengepung kantor Pemkab Ponorogo, Rabu (11/4). Mereka menuntut agar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissonidari jabatannya.

Aksi 500 massa ini merupakan gabungan masa, Bentor, PKL, Gunung Gamping Sampung, Waduk Bendo, Tambang Pasir, Pedagang Pasar Eks-Stasiun, mahasiswa.

Aksi ratusan rakyat Ponorogo yang digelar sekitar pukul 10.00 WIB itu, mendapat penjagaan ketat dari ratusan petugas Polres Ponorogo. Salah satu demonstran, Ari Hersofiawanudin mengatakan, aksi ini merupakan puncak dari kekecewaan rakyat kecil atas kebijakan Bupati Ipong.

Ia pun menuntut Ipong mundur dari jabatan Bupati lantaran dituding gagal memimpin Ponorogo.” Kami ini merupakan korban dari kebijakan Bupati Ipong. Dia sendiri yang ngomong saat kampanye kalau gagal memimpin siap mundur, untuk itu kami minta dia mundur!!!!,” teriak massa.

Sementara itu, Kordinator Aksi Didik Hariyanto yang sempat ditemui Assisten 2 Pemkab Ponorogo Syaifhur Rochim mengatakan, pihaknya hanya mau ditemui oleh bupati dan bukan pejabat lainnya.

Pihaknya pun sepakat akan kembali melakukan aksi lebih besar, Senin (16/4) depan.” Kami cuman minta ketemu sama Ipong atau Ipong turun. Senin kami gelar aksi lagi, hari ini tidak ada hasil dari aksi kami, ” ancamnya.

Di tempat terpisah, Assiten 2 Pemkab Ponorogo Syaifhur Rochim yang menemui perwakilan demonstran meminta maaf. Ia mengatakan, Bupati Ipong, Wabup Soedjarno, dan Sekda Agus Pramono tidak bisa menemui demonstran lantaran sedang berada di luar kota untuk kepentingan kedinasan.

” Saat ini beliau-beliau sedang dinas luar, tuntutan dan masukan demonstran akan kami sampaikan ke Bupati yang kemudian akan diatur waktu pertemuanya,” dalihnya.

Masa mengakhiri aksinya dengan tertib setelah melalukan aksi bakar keranda dan rombong PKL serta boneka pocong Ipong sebagai bentuk emosi atas kebijakan Ipong yang diklaim menyengsarakan rakyat kecil.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date