Ratusan Guru Gelar Istigosah di Depan Kantor DPRD

Tulungagung, koranmemo.com – Ratusan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) Kabupaten Tulungagung melakukan aksi damai turun ke jalan dengan menggelar doa bersama (istigosah) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (27/2) sekitar pukul 08.00 WIB.  Selanjutnya, mereka melakukan aksi long march ke Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Berdasarkan pantauan koranmemo.com, dalam aksi tersebut para GTT dan PTT membentangkan poster yang bertuliskan luapan isi hati mereka. Mereka menuntut dengan tegas hentikan (stop) rekrutmen suka relawan (sukwan) di instasi pemerintahaan, khususnya di lembaga pendidikan negeri per 27 Februari 2017. Karena bertentangan dengan Peraturan Pemerintah nomor 56 Tahun 2012 tentang larangan rekrutment honorer dan sejenisnya dan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 814.1/169/SJ tanggal 10 Januari 2013.

Mereka juga meminta pengakuan keberadaan sukwan GTT/PTT yang masuk data pokok pendidikan (Dapodik). Bentuk pengakuannya adalah (SK Bupati atau SK Dinas Pendidikan, Perda, Perbup) karena sukwan, GTT/PTT merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.  Jika demikian, akhirnya insentif harus dibebankan melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Reporter : Denny Trisdianto

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.