Rampas Barang Warga India, Pengungsi Rohingnya Dibekuk

Sidoarjo, koranmemo.com Satuan Reserse Kriminal Polresta Sidoarjo, berhasil meringkus 1 Warga Negara Asing (WNA) dan 1 warga Jember, Jawa Timur atas tindak kriminal perampasan barang terhadap 3 warga India yang sedang berlibur ke Bali.

Tersangka Yasir Arafat bin Hamid (25) Warga Negara Asing (WNA) asal Myanmar (pengungsi Rohingnya), alamat Askafarat, Mondo Myanmar bertempat tinggal di puspa agro Sidoarjo atau Desa Andongsari, Kec. Ambulu, Kab.Jember dan Andi Muhammad  Yusuf (29) Desa Andongsari, Kec. Ambulu, Kab.Jember diamankan setelah merampas tas Vijay Pal (29), Gurmeet Singh (16), dan Pradeep Kumar (23), ketiganya  asal India.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, penangkapan kedua tersangka ini bermula dari laporan korban, bahwa barang-barang miliknya dirampas oleh kedua tersangka di Jl raya baypass saat hendak liburan ke Bali.

“Setelah mendapat laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan di Bungurasih tempat ia menginap dan Jember tempat tersangka menyewa mobil, hingga akhirnya kedua tersangka berhasil diamankan di Bali setelah 2 hari kami melakukan penyelidikan dan diketahui kalau mobil yang disewa itu untuk ke Bali,” terangnya, Senin (24/7/2017).

Saat itu, lanjut Himawan, korban bernama VP dan dua temannya yakni GS dan PK tiba di Bandara Juanda, untuk liburan selama 11 hari. Ketiganya naik taksi yang dikemudikan tersangka, Y.A dan menginap di hotel Bungurasih.

“Kejadian ini sebelumnya sudah direncanakan. Karena niat tersangka untuk bolak-balik dari hotel ke Jember untuk menyewa mobil setelah mengantar korbannya istirahat di hotel,” tandasnya.

Dikatakannya, perampasan tas korban bernama VP dilakukan di kedai makan daerah Krian, Sidoarjo. Selain melakukan perampasan tas, tersangka melakukan pemukulan di kepala dan badan karena korban melawan.

Tak puas dengan merampas barang milik VP, tersangka juga merampas barang milik GS dan PK saat perjalanan menuju ke Bali.

“Tersangka juga sempat menelphone dan mengancam keluarga korban yang berada di India untuk memberikan uang tebusan,” pungkasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya yakni uang USD 3000, 2 handphone serta paspor.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.