PWI Nganjuk Gelar Bakti Sosial dan Bagi Takjil

Nganjuk, koranmemo.com – Di bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nganjuk melaksanakan kegiatan bakti sosial dan bagi takjil, Rabu (29/5/2019).

Dalam kegiatan tersebut, para pewarta menyasar 8 titik yang tersebar di beberapa kecamatan wilayah Kabupaten Nganjuk. Memulai perjalanan dari kantor PWI Nganjuk Jalan Dermojoyo Kelurahan Payaman Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, sekitar pukul 14.00 WIB.

Titik pertama yang dituju yakni rumah seorang lansia bernama Lasinem, warga Pace Kulon Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Janda sebatangkara ini tak kuasa menahan air mata sembari mengucap doa kepada para wartawan yang memberikan santunan kepadanya. Di Kecamatan Pace ada dua titik kaum duafa yang menjadi sasaran bakti sosial ini.

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke barat menuju rumah Samsul, warga Desa Semare Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk, yang saat ini tengah menderita tumor mata.

Kepada sejumlah wartawan, Samsul mengaku bersyukur dengan adanya santunan yang diberikan oleh anggota PWI Nganjuk. “Semoga PWI Nganjuk semakin sukses dan para wartawan yang tergabung di dalamnya senantiasa diberikan kesehatan,” ungkapnya.

Tak cukup sampai di situ, rombongan PWI Nganjuk terus melanjutkan kegiatan bakti sosial dengan menyasar beberapa titik lagi yang menyebar di Kecamatan Bagor, Rejoso dan Nganjuk.

Selesai melakukan kegiatan bakti sosial, rombongan kembali ke Sekretariat PWI Nganjuk sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka langsung melanjutkan agenda dengan membagikan takjil kepada para pengendara untuk berbuka puasa.

Setelah takjil usai dibagikan kepada para pengendara, para wartawan tersebut bersiap menunggu adzan magrib untuk buka puasa bersama.

Andik Sukaca Ketua PWI Nganjuk mengatakan, dengan kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat bisa merasakan secara langsung manfaat dari keberadaan PWI di Kabupaten Nganjuk.

“Di samping manfaat yang diberikan melalui berbagai pemberitaan selama ini, kami juga ingin berbagi kepada sesama, terutama yang membutuhkan,” urainya.

Wartawan Koran Memo ini menambahkan, kegiatan seperti ini sengaja digelar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antar anggota PWI Nganjuk. Adapun anggaran yang digunakan diperoleh dari iuran atau patungan dari para anggota secara sukarela. “Semoga kemandirian ini membuat PWI Nganjuk semakin kokoh, kompak dan solid,” tukasnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date