Puluhan Warung Esek-esek di Pasar Muneng Bakal Dirobohkan

Madiun, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten Madiun akan merobohkan puluhan warung remang-remang alias esek-esek di dalam Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, yang selama ini jadi tempat prostitusi. Hal itu disampaikan Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop & UM) Kabupaten Madiun Agus Suyudi, saat mendampingi Kepala Disperdagkop & UM Anang Sulistijono mengecek kondisi Pasar Muneng, Selasa (11/6).

Menurut Agus, kedepannya Disperdagkop & UM mengambil langkah akan mengusulkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memperbaiki Pasar Muneng.
“Jadi warung yang ada di dalam pasar dalam tanda kutip remang-remang akan kita robohkan dan diganti dengan los pasar terbuka,” katanya.

Hasil pengecekan, jelas Agus terhitung sekitar 30 warung yang sudah turun temurun menjadi warung remang-remang, yang awalnya merupakan warung biasa berkembang menjadi warung esek-esek. Sudah berkali-kali juga dilakukan penertiban. Namun, dalam jangka beberapa bulan kembali lagi. “Mereka tetap boleh berjualan disana di area los terbuka dan tidak boleh ada sekat sama sekali,” ujarnya.

Pengusulan DAK akan dilakukan pada tahun 2020 mendatang. Sembari menunggu, di tahun ini pihaknya akan selalu melakukan pembinaan terhadap pemilik warung, apabila tetap bersikukuh tidak menghentikan aktivitasnya Disperdagkop akan meminta bantuan Satpol PP untuk mengadakan razia secara berkala.

Selain memperbaiki keadaan warung, perbaikan juga akan ditujukan untuk fasilitas yang ada termasuk pagar, pemanfaatan lahan kosong untuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Kolam nantinya akan dihidupkan menjadi kolam ikan lagi agar keadaan pasar lebih bersih dan nyaman saat ditempati berjualan.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date