Puluhan Pelajar Terjaring Razia

Jombang, koranmemo.com – Meski petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Jombang sering menggelar razia pelajar bolos, nampaknya tidak serta merta membuat kalangan pelajar jera. Terbukti, sejumlah pelajar kembali terjaring petugas satpol berada di luar sekolah saat jam belajar masih berlangsung, Kamis (9/8).

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Pemkab Jombang, Ronny Afriandie menjelaskan, pihaknya melakukan razia pelajar, sesuai dengan Perda Nomer 9 Tahun 2010 tentang Ketertiban Umum.

“Hari ini kegiatan penanganan gangguan ketertiban berkaitan dengan pelajar bolos atau berkeliaran di jam belajar,” kata Ronny kepada wartawan usai razia.

Berdasarkan masukan masyarakat maupun pemantauan petugas yang melakukan deteksi, lanjut Ronny, ada indikasi pelajar sedang berada di beberapa tempat umum seperti cafe, warnet (warung internet) maupun tempat PS (Play Station).

Untuk itu, dengan menggunakan kendaraan patroli, sejumlah petugas menyisir beberapa titik lokasi yang disinyalir digunakan para siswa membolos tersebut.

“Di daerah (Desa) Sengon kami amankan 17 pelajar. Di tempat PS area Pasar Legi kami menjaring 5 pelajar dan di salah satu cafe di wilayah (Desa) Plosogeneng ada 2 orang. Alasan mereka beraneka ragam. Ada yang alasan makan usai olahraga, alasan sedang fotocopy dan lain sebagainya,” urainya.

Selanjutnya, para pelajar yang terjaring razia  didata dan dilakukan pembinaan. Pihak satpol juga mengklarifikasi pihak sekolah, mencocokkan alasan yang diberikan siswa ke pihak satpol saat terjaring.

“Rata-rata temuan kami sedang main game mencari tempat yang free WiFi. Intinya secara umum mereka bolos karena seharusnya masih berada di sekolah. Tadi yang rambutnya tidak rapi juga kami minta saling merapikan. Mereka juga tidak keberatan,” pungkasnya.

Sebelumnya,  Satpol PP juga telah melakukan penertiban pada saat hari pertama masuk sekolah usai libur panjang kenaikan kelas, Senin (16/7) lalu.

Saat itu satpol berhasil menjaring belasan pelajar yang kedapatan nongkrong di alun-alun Jombang maupun di sejumlah warung kopi di Desa Sengon Kecamatan Jombang Kota.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date