Puluhan Ormas Dukung Sikap Pemerintah Bubarkan HTI

Sidoarjo, koranmemo.com –  Puluhan ormas yang mengatasnamakan Gerakan Merah Putih Pengawal NKRI Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur diantaranya, FKPPI, PPM, ANSOR, BANSER, IPNU, IPPNU, PMII, IKA PMII, SARBUMUSI, PAGAR NUSA, KARANG TARUNA, FATAYAT, LDNU, LASKAR NKRI, TUNAS MUDA, FKUB, CBP, KPP, AMPI Sidoarjo, Muslimat dan Laskar Nusantara menyampaikan pernyataan sikap atas pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di kawasan GOR Sidoarjo, Selasa, (09/05).
Pembubaran HTI oleh pemerintah melalui Menkopolhukam, Wiranto lantaran terindikasi kuat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Pembubaran Ormas HTI sebagaimana diatur dalam UU nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas. “Kita semua sudah sepakat, bahwa dasar negara kita Pancasila. Siapapun yang merongrong dengan itu maka akan berhadapan dengan kita,” ucap Ketua GP. Anshor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, Selasa, (9/5).
Lebih lanjut dia menjelaskan, menyambut keputusan pemerintah melalui Menkopolhukam tentang pembubaran ormas HTI, pihaknya sangat mendukung keputusan tersebut. Alasannya, HTI sudah merongrong dan berupaya mengganti Pancasila dan NKRI. Sehingga banyak menimbulkan benturan di kalangan masyarakat.
“Dan sikap inilah juga akan mengancam kerukunan warga di Indonesia,” jelasnya lebih lanjut.
Di Sidoarjo sendiri, lanjut Rizza, pihaknya sudah mendeteksi adanya dua lokasi yang menjadi sarang penyebaran HTI. Yakni di kawasan Taman dan Sukodono Sidoarjo.
“Atribut-atribut terkait HTI sudah kami turunkan, hingga pemberhentian aktifitas yang dilakukan HTI juga sudah kami antisipasi. Sehingga kedepan tidak ada gejolak yang mengatasnamakan khilafah,” tegasnya.
Pihaknya meyakini, adanya pro kontra terkait pembubaran itu. Namun, pihaknya tak gentar meski adanya penolakan. Bahkan, pihaknya sudah memandang sikap dan langkah pemerintah sudah benar dalam membubarkan ormas tersebut.
Sementara di kesempatan yang sama, Ketua KNPI Sidoarjo Ari Suryono menambahkan, agar semua elemen masyarakat bersatu pada menolak keberadaan HTI dan segala bentuk aktifitas di Sidoarjo demi keutuhan Pancasila dan NKRI.
“Kami juga meminta semua elemen pemerintah kabupaten Sidoarjo untuk mengambil langkah tegas dalam mengambil keputusan yang disampaikan Menkopolhukam dari segala aktifitas HTI,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada atas potensi kerawanan yang terjadi atas tindakan provokatif baik melalui media sosial, maupun lingkungan masyarakat yang mengatasnamakan isu agama.
Reporter: Yudhi Ardian
Editor: Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.