Puluhan Masyarakat Hindu Curik Berebut ‘Rengginang’

Nganjuk, koranmemo.com – Masyarakat Hindu yang berada di Dusun Curik Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, sekarang tidak perlu susah-susah datang ke wilayah kota hanya untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Hal itu dikatakan Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta usai launching Samsat Rengginang atau Samsat Religi Nang Nganjuk di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis Dusun Curik Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, Rabu (8/82018).

“Ini adalah inovasi Satlantas Polres Nganjuk bekerjasama dengan Dispenda Jatim untuk meberikan pelayanan yang terbaik kepada wajib pajak di lingkungan tempat ibadah,” ujar Dewa.

Layanan yang diberikan Samsat Rengginang ini, kata Dewa, pembayaran PKB, SWDKLLJ, dan pengesahan STNK setiap tahun. Syaratnya bawa STNK dan identitas sesuai STNK. “Samsat Rengginang ini sebulan empat kali secara bergilir. Misalnya minggu ini di pura, minggu depan di gereja, minggu depannya lagi di masjid dan terakhir di klenteng,” bebernya.

Sementara itu, Damri, Pemangku Pura Kerta Bhuana Giri Wilis, mewakili umat hindu mengaku senang dengan adanya layanan Samsat Rengginang ini. “Ini sangat membantu masyarakat sekitar pura, khususnya umat hindu, jadi masyarakat jika akan bayar pajak tidak susah,” tuturnya.

Pantauan koranmemo.com, puluhan masyarakat sekitar pura yang mendekati jatuh tempo pembayaran PKB berebut layanan Samsat Rengginang ini. Termasuk Kepala Desa Bajulan, Madin. Dia ikut antre mendapatkan layanan ini. “Ikut rebutan rengginang, pupung dekat rumah,” kelakar Madin.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date