PT. SIS Langgar Aturan Lingkungan

Ngawi, koranmemo.com -PT Semen Indogreen Sentosa (SIS), berada di Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi diduga telah mencemari lingkungan pertanian, terbukti melanggar aturan pengelolaan lingkungan. Pelanggaran administrasi hingga pengelolaan limbah yang tak memenuhi syarat.

Kabid Penataan dan Peningkatan Lingkungan Hidup DLH Ngawi Didik Soemartoyo membenarkan. Sebab dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) PT. SIS belum lengkap.

“Dokumen UKL dan UPL nya ada, tapi masih belum lengkap. Selama ini perusahaan tersebut tidak pernah melaporkan hasil uji kandungan air limbah produksinya,” katanya, Selasa, (30/01).

Diketahui, lima orang perwakilan PT Waskita Karya (persero) dan PT Semen Indogreen Sentosa (SIS) memenuhi undangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi, Jumat (26/1) lalu. Pemanggilan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan DLH Ngawi sehari sebelumnya.

Didik menyatakan, telah menyiapkan surat peringatan  jika pihak pabrik beton siap pasang (batching plant) itu tidak menjalankan dokumen yang ditunjukkan. Termasuk jika tidak menjalankan rekomendasi yang diminta DLH. Mulai dari mengubah ukuran bak control Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Pembersihan sedimen yang mengalir di saluran limbah. Membuat laporan uji air limbah tiap tiga bulan sekali. Itu harus dipenuhi, jika tidak surat peringatan pertama melayang,” terangnya.

Mulado, Supervisi pada pabrik batching plant itu mengaku, siap menjalankan seluruh rekomendasi DLH. Dia mengatakan, telah menyampaikan persoalan tersebut ke atasannya. Buktinya, kata Mulado, pihaknya memenuhi panggilan seperti yang diinginkan DLH.

 “Tim K3 perusahaan kami sudah mulai menjalankan seluruh rekomendasi DLH tersebut pasca pertemuan yang dilakukan minggu lalu. Kami siap bertanggung jawab dan menajalankan semua rekomendasi DLH,’’ pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, limbah PT Semen Indogreen Sentosa (SIS), berada di Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi diduga telah mencemari lingkungan pertanian. Kamis (25/1) siang, tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi turun melakukan pengecekan.

Reporter: Dika Abdillah/Juremi
Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.