PT KAI Copot Palang Pintu dan Sirine di Jalan Nias, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam

Blitar, koranmemo.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mencopot palang pintu yang ada di Jalan Nias Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, Rabu (11/9). Ini justru mengancam keselamatan pengguna jalan, pasalnya, tidak ada lagi tanda atau pemberitahuan jika kereta api melintas di jalan tersebut.

Sekitar pukul 10.00 WIB, empat orang dari PT KAI DAOP 7 Madiun mencopot palang pintu perlintasan kereta api di Jalan Nias Lingkungan Gebangkidul Kelurahan Sananwetan. Selain palang pintu, sirine juga dicopot. Puluhan warga sekitar Jalan Nias menyaksikan langsung proses pencopotan tersebut.

Warga menyayangkan pencopotan tersebut. Pasalnya, situasi itu justru membahayakan pengguna jalan. Terlebih Jalan Nias menjadi jalur alternatif pengurai kemacetan di Jalan A. Yani sehingga banyak pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut.

“Ini bukan solusi, justru membahayakan orang yang lewat. Apalagi sekarang kereta api sangat cepat tiba – tiba saja sudah sampai disini. Kalau tidak ada peringatan banyak kecelakaan nantinya,” ujar salah satu warga.

Adi Harmono Ketua RT 1 RW 11 Lingkungan Gebangkidul mengutarakan hal yang sama. Bahkan warga mengancam jika tidak segera dipasang sirine akan menutup total jalur tersebut. “Kalau tidak ada peringatan, lebih baik kita tutup saja pakai bambu biar tidak ada kecelakaan. Apalagi disini kalau malam gelap lo,” ujarnya.

Protes dari warga itu langsung ditanggapi oleh petugas PT KAI. Komandan Pleton Polsuska PT KAI Daop 7 Madiun, Ismail mengatakan, ada salah informasi antara PT KAI dengan petugas yang mencopot palang pintu.

“Seharusnya palang pintunya saja, tapi anggapan dari petugas kalau palang pintu berarti satu paket dengan sirinenya. Akhirnya, sirine kita pasang lagi sampai ada sirine pengganti dari Pemkot Blitar,” katanya.

Sesuai kesepakatan antara PT KAI dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Perhubungan setempat, Senin (9/9) pengelolaan pengamanan jalur itu diserahkan kepada pemerintah setempat. PT KAI akan mencopot palang pintu, sedangkan beton yang sudah dipasang menjadi kewenangan Dishub.

Sementara itu, petugas dari Dishub Kota Blitar yang ada di lokasi memasang peringatan sebelum memasuki perlintasan kereta api. Tulisannya berisikan, sesuai peraturan Menteri Perhubungan no 36 tahun 2011 pasal 6 ayat 2 huruf b, maka mulai tanggal 11 September 2019 palang pintu perlintasan kereta api di jalan nias ini tidak difungsikan lagi, untuk itu dihimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati – hati saat melintas di perlintasan ini.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date